Beritawonogiri.com [GIRITONTRO] – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Wonogiri kembali menggelar Operasi Pasar (OP) Murah. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Giritontro ini disambut antusias warga sejak pagi hari.
Operasi Pasar ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan pangan. DKPKP bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan pasokan beras, gula, dan minyak tersedia dalam jumlah cukup dengan harga di bawah pasaran.

Stok beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dibawa Bulog sebanyak 1.500 kilogram langsung diserbu warga. Dengan harga hanya Rp 57.000 per 5 kilogram, beras murah tersebut habis dalam hitungan jam.
Selain beras, warga juga memborong 300 kilogram gula pasir seharga Rp 17.500 per kilogram serta 300 liter Minyak Kita seharga Rp 15.500 per liter. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) di pasar saat ini.
“Tujuan utama Operasi Pasar ini bukan sekadar menjual murah, tetapi juga memberi sinyal ke pasar bahwa pemerintah memiliki stok dan siap bertindak menjaga stabilitas harga,” ujar Sutardi, Kepala DKPKP Wonogiri, dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Bulog dan dukungan penuh dari Kecamatan Giritontro menjadi faktor penting suksesnya kegiatan ini. “Dengan harga stabil dan pasokan terjamin, beban ekonomi masyarakat bisa berkurang. Keluarga dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa khawatir lonjakan harga,” lanjutnya.
Operasi Pasar dibuka sejak pukul 08.00 WIB dan pada pukul 11.00 WIB, seluruh stok dinyatakan habis. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh untuk kecamatan lain di Wonogiri. Program ini juga ditargetkan berlanjut secara berkala demi mewujudkan ketahanan pangan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(*)






