Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menghadiri rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Selasa (1/7/2025). Pertemuan ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Erick Thohir, melalui unggahan di akun X @erickthohir, menyatakan Kementerian BUMN mendukung satuan tugas yang dibentuk Menko IPK untuk mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Transportasi Nasional.
“Kami berkomitmen mewujudkan konektivitas dan produktivitas wilayah, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya. RUU ini diharapkan menjadi landasan hukum untuk integrasi transportasi darat, laut, dan udara, guna menekan biaya distribusi dan meningkatkan daya saing ekonomi.
AHY menegaskan bahwa Kemenko IPK, yang membawahi lima kementerian termasuk Kementerian Perhubungan, akan memastikan kelancaran proyek strategis seperti KCJB. “Kami belajar dari pengembangan bandara dan KCJB untuk meningkatkan pelayanan publik,” kata AHY.
Ia menambahkan, sinergi dengan BUMN dan pemangku kepentingan lain akan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8% sesuai visi Prabowo. Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dioperasikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), telah mencatat 2,5 juta penumpang hingga Juni 2025, dengan tingkat okupansi rata-rata 85%.
Erick Thohir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperluas dampak positif transportasi, termasuk pengembangan lanjutan seperti rute Surabaya dan integrasi dengan LRT Jabodebek.
Rapat ini juga membahas evaluasi angkutan Lebaran 2025 untuk memastikan efisiensi dan keselamatan. Dengan dukungan Kementerian Perhubungan di bawah Dudy Purwagandhi, pemerintah menargetkan transportasi publik yang lebih kompetitif, seperti waktu tempuh kereta bandara yang lebih singkat. Sinergi ini diharapkan memperkuat konektivitas nasional dan mendukung swasembada pangan serta energi.






