Imbas Kebakaran, Halte Bus Wonogiri–Solo Pindah ke Depan MPP Nyawiji

Pemindahan sementara halte bus dan angkot Wonogiri dilakukan demi kelancaran mobilitas warga imbas kebakaran Pasar Kota.

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Pemindahan lokasi halte pemberangkatan Bus Trans Jateng rute Wonogiri–Solo serta angkutan kota (angkot) Wonogiri resmi diberlakukan mulai Rabu, 8 Oktober 2025. Halte yang sebelumnya berada di Terminal Kota Wonogiri kini pindah ke Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Nyawiji Wonogiri.

Kebijakan ini merupakan dampak langsung dari kebakaran hebat yang melanda Pasar Kota Wonogiri pada Senin dini hari (6/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Area sekitar terminal yang biasanya menjadi titik utama transportasi umum, kini dialihfungsikan sebagai lokasi darurat bagi pedagang yang terdampak kebakaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Waluyo, menegaskan bahwa langkah pemindahan halte ini merupakan keputusan cepat hasil koordinasi lintas sektor. “Setelah koordinasi dengan berbagai pihak, kami putuskan pemindahan sementara halte Bus Trans Jateng dan angkot ke depan Mal Pelayanan Publik. Area terminal saat ini digunakan sebagai tempat jual beli sementara bagi pedagang korban kebakaran. Ini bentuk solidaritas dan juga solusi agar layanan transportasi tetap berjalan,” ujar Waluyo di kantor Dishub, Rabu (8/10/2025).

Pemerintah daerah kini tengah mengkaji rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan, khususnya pada jam-jam sibuk mobilitas warga. Waluyo juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti informasi resmi terkait rute serta lokasi baru halte transportasi.

“Kami mengupayakan agar perubahan ini tidak menimbulkan kebingungan. Harapannya semua pihak bisa beradaptasi sementara, sampai kondisi pasar dan terminal kembali normal,” tambah Waluyo, menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi selama masa transisi.

Di sisi lain, ratusan pedagang yang sebelumnya mencari nafkah di Pasar Induk Wonogiri telah mulai beraktivitas kembali di lokasi darurat sekitar terminal. Pemerintah daerah memastikan penataan lokasi pedagang serta penyediaan fasilitas dasar menjadi prioritas utama selama proses pemulihan pasca kebakaran.

Kebijakan tersebut disebut-sebut sebagai wujud solidaritas sekaligus respon cepat pemerintah guna menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi warga Wonogiri tanpa hambatan berarti. (*)

Komentar