Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kepedulian Polres Wonogiri terhadap masyarakat kembali mendapat sorotan positif. Dini hari tadi, personel kepolisian turun langsung membantu proses pemadaman kebakaran besar yang melanda Pasar Induk Wonogiri, di Jl. Jenderal Sudirman No.12, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri.
Peristiwa kebakaran ini diketahui pertama kali oleh petugas keamanan pasar sekitar pukul 03.05 WIB. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di lantai 2 bagian belakang dengan cepat membesar dan melahap ratusan kios pedagang.

Begitu menerima laporan, personel Polres Wonogiri bersama TNI dan Damkar langsung bergerak menuju lokasi. Mereka membantu pemadaman, mengevakuasi warga, serta melakukan pengamanan di sekitar area pasar agar situasi tetap terkendali.
“Personel Polres Wonogiri sejak dini hari sudah kami terjunkan untuk membantu pemadaman, pengamanan area, dan pendataan. Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., di lokasi kejadian, Senin (6/10/2025) pagi.
Sedikitnya 20 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di Soloraya dikerahkan untuk memadamkan api. Kolaborasi lintas instansi ini berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari data sementara yang diperoleh, sekitar 300 los dan kios di bagian belakang hingga depan pasar terdampak kebakaran. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Beberapa pedagang berhasil menyelamatkan sebagian barang dagangan mereka sebelum api membesar.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh petugas gabungan yang sigap sejak dini hari. Penanganan cepat ini menunjukkan soliditas antarinstansi dan komitmen kami melindungi masyarakat,” tambah AKP Anom.
Pasar Induk Wonogiri diketahui memiliki 1.058 los dan 293 kios, dengan total sekitar 1.531 pedagang aktif. Kini, petugas gabungan dari Polres Wonogiri, TNI, Damkar, BPBD, SAR, dan PMI masih berada di lokasi untuk proses pendinginan dan pendataan lebih lanjut.
Dugaan sementara mengarah pada faktor kelistrikan, namun penyelidikan resmi masih dilakukan oleh unit Inafis Polres Wonogiri bersama tim laboratorium forensik Polda Jawa Tengah.
“Kesiapan dan sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama dalam penanganan bencana seperti ini. Kami akan terus hadir dan memastikan Wonogiri tetap aman,” tutup AKP Anom.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengelola pasar dan pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.(*)






