Insiden Latihan Silat Sampai Meninggal di Ponorogo Jadi Viralitas Media Sosial

Netizen Minta Perguruan Silat Dibubarkan Saja

BeritaWonogiri.com (PONOROGO) – Tragedi tewasnya remaja 17 Tahun saat latihan silat di Kabupaten Ponorogo, Selasa Malam, 20 Mei 2025, menjadi viralitas media sosial.

Dikutip akun Facebook Komunitas Online Ponorogo,  remaja berinisial MA, dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti latihan pencak silat di Balai Desa Josari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Hasil sementara visum luar dari rumah sakit menunjukkan adanya luka membiru di kedua telinga korban, luka kecil di telinga kiri, serta luka di kaki.

Pihak keluarga menyebut, MA memiliki riwayat sesak napas dan pernah menjalani pengobatan sebelumnya. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum lengkap dan penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Ponorogo.

Kapolsek Jetis, AKP Marjono, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 23.00 WIB mengenai insiden tersebut.

Korban MA awalnya dibawa ke puskesmas oleh perangkat desa dan keluarga, kemudian dirujuk ke RSUD dr. Harjono Ponorogo. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Postingan grup Facebook ini pun viral, mengingat insiden serupa dalam latihan pencak silat sering terjadi di berbagai daerah, termasuk di Mojokerto dan Sragen, dan lainnya. postingan ini mendapat 1,7 ribu tanggapan dan 1,3ribu komentar.

Netizen menyayangkan insiden tersebut, bahkan ada yang komentar menginginkan perguruan silat dibubarkan saja.

“Kenapa tidak d bubarkan saja yg beginian, bukan mendidik, arahnya malah membunuh,” tulis akun @ Feleiy Chia.

“Aku kok ra pengen blas iso bela diri…Pengenku duwe atm sing isine milyaran…😁😁” kata akun @ Genks.

Kebanyakan netizen menyayangkan insiden itu dan menganggap ikut perguruan silat di era sekarang tidak ada manfaatnya. Pelatih perguruan juga diminta sewajarnya saja.

“Silat yo silat latihan sewajare AE ngk usah ngremok siswa kasihan yg punya anak,” tulis Akun @Kelvin Yakuza.

“Kelvin Yakuza, aq pernah krungu enek kata” Songko slah 1 perguruan kono, nek ra kuat ojo melu perguruan kono,aq lngsung mikir kata” Kwi po emng mung arep nyikso wong liyo/murid baru,” sahut @Putra Arya.

“Kelvin Yakuza, Keuntungane pencak silat untuk apa…?” tanya @ Sayangku Dewe.

Netizen lain berpendapat insiden tersebut menjadi pelajaran bagi para orangtua, untuk lebih hati-hati mempertimbangkan kondisi fisik dan riwayat kesehatan anaknya jika akan ikut latihan perguruan.

Kebanyakan netizen berharap aparat setempat mengusut tuntas kasus tersebut sehingga insiden serupa tidak terulang lagi (Irfandy*)

Komentar