Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Sowan ke Masyayikh Lirboyo

Kunjungan silaturahmi PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo menjadi momentum tabarruk dan penguatan sanad keilmuan ulama

Beritawonogiri.com [KEDIRI] – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (21/10/2025). Melalui akun resminya di platform X (dulu Twitter) @YahyaCStaquf, ia membagikan momen kebersamaan penuh makna bersama para masyayikh dan tokoh pesantren terkemuka.

“Alhamdulillāh, bisa sowan kepada Syaikhīna KH Anwar Manshur, bertemu pula dengan KH Kafabihi Mahrus, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, dan para masyayikh di Pondok Pesantren Lirboyo,” tulisnya. Unggahan tersebut direspons hangat oleh ribuan pengguna X, yang menyambut baik langkah PBNU menjaga silaturahmi dan penghormatan terhadap ulama pesantren.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersilaturahmi dengan KH Anwar Manshur di Pondok Pesantren Lirboyo. (Foto: @YahyaCStaquf)

Dalam kunjungan tersebut, Yahya Staquf didampingi Katib ‘Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori dan Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni. Rombongan PBNU ini diterima langsung oleh pimpinan pesantren KH Anwar Manshur bersama KH Kafabihi Mahrus dan para pengasuh. Acara berlangsung penuh keakraban dan diselingi dengan pembacaan doa serta pengajian singkat.

Agenda utama kunjungan ini adalah tabarruk, ngaji, dan menyimak nasihat dari para masyayikh Lirboyo. Tradisi sowan dan tabarruk menjadi bentuk penghormatan atas sanad keilmuan yang telah diwariskan turun-temurun dari ulama klasik Nusantara hingga ke generasi penerus. “Semoga Mbah War senantiasa diberi kesehatan, panjang umur, dan kekuatan oleh Allah Swt. untuk terus membimbing kami dan umat,” tulis Gus Yahya dalam unggahannya.

KH Yahya Staquf dan rombongan juga melakukan diskusi ringan seputar dinamika dunia pesantren dan tantangan generasi muda Nahdlatul Ulama dalam menghadapi era digital. Dalam kesempatan itu, KH Anwar Manshur berpesan agar NU tetap menjadi pengayom umat dan menyebarkan dakwah Islam yang santun, moderat, dan rahmatan lil ‘alamin.

Kunjungan ke Lirboyo ini sekaligus mempertegas komitmen PBNU dalam memperkuat jaringan keulamaan dan pendidikan pesantren di seluruh Indonesia. Lirboyo sebagai salah satu pesantren tertua di tanah air memiliki posisi penting dalam perjalanan intelektual dan spiritual para ulama besar NU. Tradisi menjaga hubungan sanad keilmuan menjadi bagian dari karakter khas NU yang hingga kini masih dijaga dengan teguh.

Keakraban yang terjalin dalam pertemuan tersebut juga memperlihatkan sinergi harmonis antara tokoh ulama karismatik dan pimpinan organisasi Islam terbesar di dunia. “Pertemuan ini menjadi simbol kesinambungan perjuangan ulama dalam membangun umat melalui ilmu, adab, dan pengabdian,” ujar salah satu pengurus Lirboyo yang turut hadir dalam acara itu.

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta keberlanjutan perjuangan ulama dan santri di ranah dakwah dan pendidikan. Kunjungan Yahya Staquf ke Lirboyo mempertegas pesan penting bahwa silaturahmi, ilmu, dan adab adalah fondasi utama Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan zaman.(*)

Komentar