Longsor Gunung Pegat Lumpuhkan Jalur Wonogiri-Pacitan, Pengguna Jalan Diminta Waspada!

Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Longsor, Jalan Ngadirojo-Baturetno Tersendat

BeritaWonogiri.com [NGUNTORONADI] – Hujan dengan intensitas luar biasa deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri pada Rabu (29/1/2025) sore, menyebabkan bencana longsor di kawasan Gunung Pegat. Akibatnya, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi ruas jalan raya yang menghubungkan Wonogiri dengan Pacitan, tepatnya di jalur Ngadirojo-Baturetno. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB ini mengakibatkan arus lalu lintas di jalur tersebut sempat tersendat.

Menurut laporan dari lokasi kejadian, longsor cukup parah dan menutupi sebagian besar badan jalan. Kondisi ini menyebabkan kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas dengan leluasa. Aparat kepolisian dan petugas terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan upaya pembersihan material longsor.

Kemacetan Arus Kendaraan di Gunung Pegat Nguntoronadi/ Foto: SAR Wonogiri

Tito memperlihatkan sebuah mobil memutar balik di tengah rintik hujan. Dari video berdurasi 11 detik ada seseorang yang memberitahukan “Gunung Pegat enek longsor bro, yen iso ojo lewat Gunung Pegat sik. Ki hlo kejebak macet,” suara seorang lelaki menginformasi kondisi terkini Gunung Pegat.

Pihak berwenang mengimbau kepada para pengguna jalan yang sudah terlanjur melintas dari arah Ngadirojo menuju selatan untuk tetap bersabar dan meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, bagi pengguna jalan yang belum terlanjur melintas, disarankan untuk mencari jalan alternatif lain guna menghindari kemacetan dan risiko yang mungkin timbul akibat longsor susulan.

Baca juga: Anggota Piket Koramil Nguntoronadi Bersama Warga Singkirkan Puing Pohon Tumbang Menutup Jalan Raya

Upaya penanganan longsor masih terus dilakukan. Masyarakat diharapkan untuk terus memantau perkembangan informasi terkini terkait kondisi jalan dan cuaca, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (Agus Sutanto)

Editor: Tri Wahyudi

Komentar