Patroli Karhutla Gabungan Untuk Tekan Kasus Kebakaran Di Wonogiri

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Anggota Polres Wonogiri melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gabungan dengan Kodim/0728 Wonogiri, BPBD dan Damkar dengan sasaran di sekitar hutan alas Kethu dan Gunung Kukusan, Jumat (6/10/2023).

Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Mohammad Indra Waspada Amirrullah, SH, SIK, MM, MSi bersama Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Deni Oktavianto, SIP didamping, PJU Polres Wonogiri, perwira kodim dan anggota BPBD serta petugas pemadam kebakaran Kabupaten Wonogiri.

Dalam perjalanan patroli tersebut juga dilaksanakan pemasangan banner MMT tentang imbauan-himbauan terkait dengan pembakaran hutan dan lahan di tiga titik strategis. MMT itu dimaksudkan mudah dibaca dan dimengerti oleh warga masyarakat dan pemakai jalan agar dapat menekan terjadinya kebakaran, baik kebakaran hutan maupun lahan yang berdampak menimbulkan kerugian diwilayah Wonogiri.

Baca juga: Api Membakar Semak Lereng Gunung Kambengan, Warga 2 Desa Turun Tangan

Kapolres memberikan edukasi imbauan secara kangsung kepada warga yang kebetulan saat itu sedang berada di lokasi yang tidak jauh dari hutan.

Kapolres menjelaskan kepada awak media, patroli Karhutla ini dilakukan secara sinergi dengan melibatkan unsur terkait baik unsur TNI , BPBD dan Damkar bertujuan agar bilamana menemukan peristiwa kebakaran bisa segera diatasi.

BeritaWonogiri.com/Ist

Selain itu dengan dilaksanakan patroli Karhutla ini diharapkan mampu memberikan edukasi, pencerahan serta kesadaran sosial dan hukum kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, membuka lahan pertanian dengan cara pembakaran hutan, membuang putung rokok sembarangan maupun membuat titik api dekat lahan atau hutan yang mudah terbakar.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan hampir setiap hari dilaporkan peristiwa.kebakaran. “Pemerintah kabupaten telah menggalakkan imbauan-imbauan agar masyarakat terlibat aktif mengantisipasi kebakaran,” katanya.

Dia meminta masyarakat tidak sembarang membuang puntung rokok. “Karhutla, penyebab utama puntung rokok. Warga mencari rumput tidak sadar membuang puntung rokok di semak-semak sehingga membakar semak-semak,” jelasnya. (Suryono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *