BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di Jalan Diponegoro, Kabupaten Wonogiri, untuk mendekatkan pelayanan dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan ini dikemas melalui Police Art dan pelayanan Samsat Keliling dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, Minggu (8/2/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB tersebut menarik perhatian pengunjung CFD. Selain hiburan edukatif, masyarakat juga memperoleh informasi langsung terkait pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Personel Satlantas Polres Wonogiri, didukung Humas Polres Wonogiri dan Propam Polres Wonogiri, menyampaikan pesan keselamatan lalu lintas dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. Melalui Police Art, pesan tertib berlalu lintas disampaikan secara kreatif sehingga mudah diterima berbagai kalangan.
Dalam kegiatan ini, petugas membagikan 200 lembar brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas sekaligus informasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Sosialisasi dilakukan secara dialogis, dengan mengajak masyarakat berdiskusi seputar keselamatan berkendara.
Tak hanya orang dewasa, anak-anak dan remaja yang hadir di CFD juga diajak mengenal rambu lalu lintas dan etika berkendara sejak dini. Pendekatan ini diharapkan mampu menanamkan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.
Selain edukasi, masyarakat juga memanfaatkan layanan Samsat Keliling yang disediakan di lokasi CFD. Warga dapat membayar pajak kendaraan bermotor secara langsung tanpa harus datang ke kantor Samsat, sehingga pelayanan publik terasa lebih dekat dan efisien.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif Polri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan Police Art dan Samsat Keliling di Car Free Day, kami ingin mengedukasi masyarakat secara persuasif dan humanis agar semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas. Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan,” ujar AKP Anom.
Ia menambahkan, kehadiran Polri di ruang publik diharapkan mampu membangun kedekatan emosional sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Kami berharap masyarakat Wonogiri semakin patuh terhadap aturan lalu lintas sehingga angka kecelakaan dan fatalitas korban laka lantas dapat terus ditekan,” imbuhnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkan layanan dan mengikuti sosialisasi. (*)






