‘Remon’ Piaraan Bhabinkamtibmas Indragiri Hulu untuk Kurban Presiden Prabowo

BeritaWonogiri.com (INDRAGIRI HULU) – Seekor sapi jenis simental cross milik anggota Bhabinkamtibmas di Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada momen Hari Raya Idul Adha 2025 ini.

Sapi  bernama Remon tersebut dikabarkan milik Brigadir Toni Kisnavan, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Petala Bumi Polsek Seberida Resor Indragiri Hulu.

Dikutip situs humaspolri.go.id, Brigadir Toni tidak hanya mengemban tugas keamanan, tetapi juga memiliki usaha sampingan beternak sapi. Dengan kerja keras dan ketekunan, salah satu sapi hasil ternakannya berhasil terpilih untuk kurban Presiden Prabowo di Kabupaten Inhu.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan merasa sangat senang sapi kami terpilih sebagai hewan kurban Presiden. Terimakasih juga kepada Dinas Peternakan Inhu yang telah memfasilitasi kami hingga akhirnya terpilih menjadi kurban Pak Presiden,” ujar Toni, Senin, 2 Juni 2026.

Remon burumur 4,5 Tahun dengan bobot sekitar 900 kilogram. Sapi ini dirawat penuh perhatian oleh Toni bersama kelompok tani setempat. Kerjasama dengan petani mengembangkan ternak sapi ini sudah dimulai sejak empat tahun lalu, dan kini mereka memiliki tujuh ekor sapi simental cross besar dan enam ekor sapi Bali.

Toni mengisahkan, Remon dibeli saat berumur 3,5 tahun, kemudian dirawat dengan pakan berkualitas seperti ampas tahu, konsentrat, ampas singkong yang dipasok dari Lampung, serta rumput segar.

Sapi tersebut hanya beberapa kali dikeluarkan dari kandang untuk menghindari kebosanan, namun lebih sering berada di kandang untuk memastikan kesehatan dan kenyamanannya.

“Kesehatan dan kebersihan sapi kami jaga sangat teliti. Setiap hari dimandikan dua kali, dan jika ada tanda-tanda sakit, kami segera memanggil dokter hewan untuk memastikan kondisinya,” ungkap Toni.

Kelompok ternak ini juga memberi jamu tradisional racikan petani yang bekerja sama dengan Toni. Mereka sangat berhati-hati agar sapi tidak terjangkit penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang bisa menyerang ternak.

Remon dibeli Presiden Prabowo Subianto seharga Rp 73 juta. Uang hasil penjualan sapi ini akan digunakan pengembangan usaha ternak sapi, termasuk pembangunan kandang baru dan perluasan kerjasama dengan para petani ternak lainnya.

“Rencananya, hasil penjualan sapi ini akan kami gunakan pengembangan usaha. Kami berencana membangun kandang baru, dan terus bekerja sama dengan petani. Kedepannya, kami juga ingin mengembangkan ternak sapi yang lebih ekonomis seperti sapi Bali,” jelas Toni.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan bantuan 13 ekor sapi untuk kurban Idul Adha di Provinsi Riau. Dari 12 kabupaten dan kota di Riau, masing-masing daerah menerima satu ekor sapi, sementara satu ekor lagi akan diserahkan untuk provinsi.

Dengan terpilihnya sapi Remon sebagai hewan kurban Presiden, Toni berharap usaha ternaknya semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Irfandy*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *