Singodutan Sport Center, Aset Desa yang Menghasilkan Dan Menjadi Percontohan

BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Singodutan Sport (Sido) Center belum lama ini ikut andil bersama Desa Singodutan di ajang Wonogiri Innovation Award Kategori Desa. Dari 251 desa di Wonogiri yang ikut, Desa Singodutan mendapat juara 1.

Pengembangan Lapangan Singodutan menjadi Sido Center tidak terlepas dari peran Kepala Desa (Kades) Singodutan, Karsanto, SE.

“Atas inisiatif Bapak Kepala Desa yang   mempunyai gagasan tentang pembangunan desa dengan tema Singodutan Sport Center. Peruntukannya sebagai wadah untuk warga berolah raga dan mengolahragakan masyarakat. Selain itu juga untuk wadah warga berinteraksi dan berkumpul bersama masyarakat,” ujar Purwadi SPd yang saat itu diangkat Pemdes Singodutan untuk menjadi Ketua Bumdes.

Baca juga: Purwadi Berharap Sepakbola Bisa Mengurangi Ketergantungan Kepada Android

Purwadi mengemukakan salah satu tugasnya adalah mengelola aset desa yaitu Singodutan Sport Center. Berjalannya waktu, imbuh dia, lapangan sepakbola dikembangkan terkait pengelolaanya untuk di komersilkan dengan cara perawatan rumput rutin dan penunjang lainnya.

BeritaWonogiri.com/SS Yt

Lapangan pun menjadi laku untuk disewa tim instansi kantor, pabrik atau klub desa lain sehingga bisa menghasilkan uang untuk operasional perawatan lapangan desa dengan standar nasional dan sisanya untuk PAD desa.

“Singodutan Sport Center menjadi percontohan pertama bagi desa-desa di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Boyolali dan Karanganyar yang ingin mengembangkan desanya,” kata Purwadi.

Sedangkan, Karsanto menuturkan Singodutan Sport Center adalah suatu ikon atau kebanggaan masyarakat Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri. Dia mengatakan keberadaan Sido Center ini dilatarbelakangi kegiatan PNM mandiri perkotaan dengan adanya penataan kawasan berbasis komunitas.

“Dengan penataan kawasan ini kami beserta masyarakat bersatu untuk mencapai satu tujuan membangun suatu kawasan olahraga yaitu di Singodutan  Sport Center di Desa Singodutan. Yang melatarbelakangi lainnya yaitu masyarakat hobi atau gemar olahraga  khususnya sepakbola. Dengan adanya Singodutan Sport Center harapannya masyarakat lebih semangat berolahraga,” imbuh Karsanto.

Ia menyampaikan tujuan Sido Center selain untuk memberikan wahana ruang publik ruang terbuka hijau desa yang akan dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga, juga bisa untuk wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Karsanto mengemukakan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa orangtua semua bisa memanfaatkan dengan berbagai fasilitasi mulai dari sepakbola, lapangan bolavoli, futsal, tenis dan jogging track.

Lapangan sepakbola disewakan sekali main Rp150.000 dan menjadi income Sido Center. Pendapatan sebagian digunakan untuk perawatan lapangan.

“Ke depan akan diberikan fasilitas lampu stadion agar bisa untuk kembangkan kegiatan di malam hari,” imbuh Karsanto.

Dia melihat dengan adanya event-event di Sido Center berdampak kepada banyaknya pengunjung dan masyarakat setempat bisa berjualan sebagai upaya mengangkat perekonomian warga. (Nadhiroh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *