BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Wonogiri-Selogiri, tepat di depan PT Niaga Tama Raharja, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa pagi (25/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Mobil Daihatsu Grand Max Pick Up bernomor polisi G-1502-DC menabrak bagian belakang Mitsubishi Dump Truck AD-8543-KB yang melaju searah dari Selogiri menuju Wonogiri. Akibat benturan keras tersebut, dua orang mengalami luka ringan.
Pengemudi Grand Max, Teguh Prayitno (43) warga Kecamatan Selogiri, mengalami luka robek di kepala, sedangkan penumpangnya Ujang Fahri Amiruddin (30) mengalami luka memar pada kaki kanan. Kedua korban langsung dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Selogiri dan dilaporkan dalam kondisi sadar serta stabil.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Subroto, S.H., M.H., penyebab utama kecelakaan diduga karena pengemudi Grand Max kurang berkonsentrasi dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
“Anggota Satlantas langsung olah TKP, melakukan evakuasi korban dan kendaraan, serta mengamankan barang bukti. Pendataan juga langsung diinput melalui IRSMS dan DORS untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Subroto kepada wartawan di lokasi kejadian.
Data Kecelakaan di Wonogiri 2025
Berdasarkan data Satlantas Polres Wonogiri per 25 November 2025, tercatat 187 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun ini, dengan 34 korban meninggal dunia, 67 luka berat, dan 198 luka ringan. Jalan Wonogiri-Selogiri termasuk salah satu jalur rawan karena lalu lintas padat truk pengangkut material tambang dan pasir.
Imbauan Kapolres Wonogiri
Melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., kembali menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, fokus saat mengemudi, dan memastikan kondisi kendaraan layak jalan. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dan disiplin berlalu lintas adalah kunci utama keselamatan,” tegas AKP Anom Prabowo.
Dampak dan Penanganan
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta, terutama pada bagian bodi belakang dump truck dan depan Grand Max yang ringsek. Arus lalu lintas sempat tersendat selama 45 menit, namun kembali normal setelah kedua kendaraan dievakuasi ke Mapolsek Selogiri.
Warga sekitar lokasi kejadian, Mulyadi (55), mengaku sering melihat truk melaju kencang di jalur tersebut. “Pagi hari banyak truk pasir, harapannya ada razia rutin supaya pengemudi lebih hati-hati,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan kedua kendaraan telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polres Wonogiri juga berencana menggelar operasi simpatik akhir tahun untuk menekan angka kecelakaan di jalur-jalur rawan.(*)






