Truk Tangki Pertamina Kecelakaan di Wonogiri, Warga Sempat Panik

Polisi Tegaskan Nihil Korban Jiwa

BeritaWonogiri.com [NGUNTORONADI] – Kecelakaan truk tangki Pertamina kembali menyita perhatian publik. Sebuah kecelakaan tunggal truk tangki Pertamina di Wonogiri terjadi di Jalan Raya Nguntoronadi–Tirtomoyo, tepatnya di wilayah Dringo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, pada Selasa (27/1/2026) malam. Meski sempat memicu kepanikan warga, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat kondisi jalan mulai gelap dan arus lalu lintas masih cukup ramai. Truk tangki milik PT Dwiparama Hasta Mukti dengan nomor polisi AE-8069-UX dilaporkan keluar dari badan jalan setelah melaju dari arah Nguntoronadi menuju Tirtomoyo.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa kecelakaan truk tangki Pertamina di Wonogiri ini diduga kuat disebabkan oleh kurangnya konsentrasi pengemudi.

“Kendaraan melintas di jalur lurus dengan kondisi turunan pada malam hari. Dugaan awal, pengemudi kurang konsentrasi sehingga truk keluar dari badan jalan,” terang AKP Anom Prabowo.

Truk tersebut dikemudikan oleh Nur Joko Achsanyoto (44), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Beruntung, pengemudi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka serius.

Begitu truk tangki Pertamina terguling di Wonogiri, warga sekitar sempat diliputi kecemasan. Pasalnya, kendaraan tersebut diketahui bermuatan gas, sehingga dikhawatirkan berpotensi menimbulkan bahaya lanjutan.

Petugas kepolisian dari Polsek Nguntoronadi bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan area kejadian. Garis polisi dipasang, rambu peringatan serta penerangan tambahan disiapkan, guna mengantisipasi kecelakaan susulan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjauh dari lokasi demi keselamatan, mengingat kendaraan bermuatan gas,” tambah AKP Anom.

Meski insiden ini terbilang serius, Polres Wonogiri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kecelakaan tersebut hanya menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Fakta ini menjadi kabar melegakan, mengingat kecelakaan yang melibatkan truk tangki Pertamina kerap menimbulkan risiko tinggi apabila terjadi kebocoran atau ledakan.

Usai kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar dan aman.

Kehadiran polisi di lokasi mendapat apresiasi dari warga, karena mampu meredam kepanikan dan memastikan situasi tetap terkendali.

AKP Anom Prabowo menegaskan, kejadian kecelakaan truk tangki Pertamina di Wonogiri ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan.

“Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi, mematuhi rambu lalu lintas, dan lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari atau melintasi jalur turunan,” tegasnya.

Polres Wonogiri memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel guna menjamin keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah hukumnya.

Insiden ini menegaskan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Keberuntungan tidak selalu berpihak, namun kewaspadaan dan disiplin dapat meminimalkan risiko kecelakaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *