BeritaWonogiri.com (MEDSOS) – Video sosok pak guru berdiri di atas meja dan kakinya mendarat di kepala siswa viral di media sosial.
Nampak dalam video sosok pria berseragam dinas warna coklat mengenakan peci hitam, berdiri di atas meja sambil tangan kirinya bertolak pinggang.
Sementara tangan kanannya menunjuk-nunjuk sepertinya sedang mengomeli siswa yang duduk di bawahnya. Sesekali terlihat sepatu guru tersebut mendarat di kepala si siswa.
“Koncomu biasane sopo ?” tanya guru seperti menginterogasi.
Video tersebut diduga diambil salah satu siswa di kelas bersangkutan. Di balik aksi guru tersebut juga terdengar suara cekikak cekikik, diduga susara siswa lain yang mentertawakan tingkah guru mereka.
“Tidak ada orang!.” teriak guru usai melihat di luar jendela. kakinya pun mendarat di muka si siswa.
Salah satu unggahan video di akun Instagram @magelangwirawiri, menyayangkan kejadian ini.
“Sekalipun murid melakukan kesalahan, masa iya disikapi dengan tendangan ke kep4la?” tulisanya memberi caption video.
Pengunggah video juga menyebut, tindakan kekerasan seorang oknum guru itu terjadi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tepatnya di SMP Negeri 1 Karangawen. Video tersebut menuai gelombang kecaman luas di media sosial.
“Video yang menunjukkan momen guru men3nd4ng kep4la murid tersebut telah menyebar cepat dan memicu kemarahan publik,” katanya.
Sejumlah sumber media sosial menyebut, oknum guru bersangkutan berinisial D dan mengajar sebagai guru IPA di sekolahan SMPN Karangawen Demak.
Sedang siswa yang di video ditendang berinisial G. Guru tersebut dikabarkan marah lantaran mengira sang siswa bersiul saat mengerjakan tugas.
Siswa tersebut berkilah suara siulan datang dari luar, sehingga sang guru naik ke meja untuk melihat. Karena tidak menemukan orang di luar sekolah, diapun marah sehinga terjadilah penendangan itu.
Setidaknya dari video yang beredar, terjadi dua kali aksi penendangan guru ke kepala siswanya. Video inipun viral dan mendapat komentar beragam dari netizen yang rata-rata menyayangkan sikap guru yang dinilai kurang mendidik.
Setelah viral, pihak Dinas Pendidikan stempat pun turun tangan. melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap guru bersangkutan. (Irfandy*






