BeritaWonogiri.com [NGADIROJO] – Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) DPW Provinsi Jawa Tengah sukses menggelar pelatihan bertema Pelatihan Pembuatan Mie Kenyal Sehat, Olahan Mie Instan dan Minuman Detok Kesehatan, belum lama ini.
Acara diadakan di rumah makan Resto Jawi Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara RSI DPW Provinsi Jawa Tengah dan RSI DPD Kabupaten Wonogiri.
Pelatihan diikuti 110 peserta dari UMKM se-Solo Raya dan dihadiri tamu undangan dari Dinas Perdagangan dan KUKM Wonogiri, BPJS Ketenagakerjaan, BNI, serta PT Pos Indonesia. Acara dibuka Ketua DPW RSI Provinsi Jawa Tengah, Khafidoh Asro, SH bersama Ketua RSI DPD Wonogiri, Irawan, dan didampingi Instruktur Pelatih Nasional, Ema Halimah, dari Jakarta.
Baca juga: Batik Carnival Wonogiren, Ajang Eksplore UMKM
Para peserta mengikuti pelatihan yang direncanakan berlangsung secara intensif selama tiga bulan, dimulai dari keterampilan tingkat dasar hingga berlanjut ke uji kompetensi Sertifikasi.
Khafidoh Asro, menekankan tujuan dari program pelatihan berkelanjutan ini untuk membantu pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat ekonomi di daerah.
Program ini diselenggarakan secara bergilir di setiap kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Sedangkan Ketua RSI DPD Wonogiri, Irawan, menegaskan kegiatan ini bukan hanya untuk menjalin tali silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah edukasi, pelatihan, dan pembinaan swadaya masyarakat.
Menurutnya, program ini memiliki tujuan utama, menciptakan peluang usaha mandiri yang bisa dimulai dari rumah, sehingga memberikan bekal ilmu dan keahlian yang siap diterapkan dalam dunia kerja, bisa menciptakan lapangan kerja dengan menggali potensi usaha yang ada di daerah untuk mendukung perekonomian rakyat serta bisa mengembangkan potensi sesuai bakat dan keahlian para peserta.
Sehingga SDM menjadi lebih profesional.
Dalam pelatihan berkelanjutan ini, akan ada proses berjenjang dan evaluasi yang dimulai dari pelatihan tingkat standar hingga uji kompetensi.
Peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menjalani setiap prosesnya untuk mencapai kemandirian. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung perekonomian rakyat di daerah, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih terampil dan mandiri. (Thamrin)








Komentar