Pelantun lagu Jamilah Jamal Mirdad Apresiasi Potensi Wisata dan Budaya Kota Salatiga

BeritaWonogiri.com (SALATIGA) – Mantan suami Lidya Kandau pelantun lagu ‘Jamilah’, Jamal Mirdad, mengapresiasi kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Itu disampaikan Jamal Mirdad dalam acara Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Penguatan Branding yang digelar di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga, Sabtu, 31 Mei 2025.

Anggota Komisi vii DPR RI sekaligus seniman senior tersebut berharap Salatiga mampu mempertahankan warisan budaya dan pariwisata yang telah ada, bahkan memperkenalkannya kembali ke kancah nasional dan internasional.

“Salatiga ini luar biasa menjual. Budayanya, wisatanya, kulinernya. Tapi semua itu tak akan berkembang jika tak ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Harus ada kolaborasi nyata, atau istilah saya, harus sering ada ‘tik-tok’,” ucap Jamal dikutip situs jatengprov.go.id.

Acara diseminasi diikuti 75 pelaku usaha pariwisata Kota Salatiga dan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk Kepala Disbudpar Kota Salatiga Yayat Nurhayat, serta Konsultan Branding Qisthas Tsana Noemann.

Diskusi mengarah pada strategi pemasaran digital, penguatan narasi budaya, dan promosi destinasi wisata yang berkelanjutan.

Jamal Mirdad juga menyoroti sektor kuliner lokal yang didominasi UMKM merupakan kekuatan ekonomi yang tidak boleh diabaikan.

“Usaha kuliner itu tidak perlu modal besar, tapi bisa sangat menjual karena keaslian rasanya. Budaya dan kuliner itu dua sisi mata uang yang bisa memperkuat identitas pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, menyampaikan, Salatiga menyimpan kekayaan besar dalam aspek sejarah, budaya, dan kuliner.

“Kita memiliki 144 bangunan cagar budaya dan telah tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Salatiga juga dikenal sebagai Kota Kreatif Kuliner dan kini tengah populer sebagai kota yang ideal untuk gaya hidup slow living,” jelas Robby.

Prestasi terbaru sebagai Kota Tertoleran Peringkat 1 di Indonesia juga menambah nilai jual Salatiga di mata wisatawan. Dengan udara sejuk, masyarakat yang ramah, dan atmosfer yang damai, Salatiga siap menjadi destinasi utama di koridor Joglosemar.

Kegiatan itu turut didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Emi Ermawati, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata, menegaskan pentingnya membangun citra destinasi lewat digitalisasi dan konten yang inspiratif.

“Melalui platform seperti Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia, kami terus mempromosikan destinasi unggulan seperti Salatiga. Narasi lokal harus dikemas secara digital dan disampaikan dengan cara yang menyentuh dan mudah dibagikan,” ungkap Emi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Salatiga dalam memperkuat identitas pariwisata dan budaya di era digital, sejalan dengan visi besar Salatiga BEDA: Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif menuju Salatiga yang Mendunia. (Irfandy*/WH/DiskominfoJtg)

Komentar