BeritaWonogiri.com (BOYOLALI) – 300 Ekor sapi berkwalitas super didatangkan dalam Kontes dan expo sapi di Pasar Sapi Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Sabtu-Minggu , 17-18 Mei 2025.
Kontes yang diselenggarakan Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Jawa Tengah di kawasan lereng Merapi Merbabu itu berlangsung meriah. Kontes sapi digelar dalam rangka menyambut hari raya Iduladha yang akan jatuh pada awal Juni.
Peserta kontes sapi memperebutkan Piala Ketua MPR RI itu tak hanya dari peternak di Jateng. Namun juga dari wilayah lain seperti Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Lampung. Dalam event itu juga dilakukan lelang sapi dengan harga beragam, di atas Rp100 juta per ekor.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, event kontes dan expo hewan sapi di Kabupaten Boyolali menjadi penanda Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung ternak nasional.
“Ini kebanggaan, bahwa hari ini di Boyolali jadi ‘tetenger‘ (penanda) dan saksi sejarah adanya kontes sapi,” kata Luthfi, saat menghadiri Kontes dan Expo Sapi, Minggu, 18 Mei.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemicu para peternak agar lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dikutip situs jatengprov.go.id, Luthfi menjelaskan, potensi swasembada ternak di Jawa Tengah sangat besar. Provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 37 juta jiwa tersebut, bahkan menjadi salah satu lumbung ternak nasional.
Produksi hasil ternak Jateng memberikan kontribusi cukup besar bagi nasional. Rinciannya, 930 ribu ton daging atau 18,83% dari total nasional, susu 76 ribu ton (9,4% ), dan telur 902 ribu ton (13,1% ). Dari jumlah itu, sekitar 60% produksi hasil ternak Jateng dipenuhi dari Boyolali.
“Adanya event ini akan memperkuat posisi Jawa Tengah, sebagai penyumbang hewan ternak nasional,” kata dia.
Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng berkomitmen mendorong pertumbuhan sektor peternakan melalui program-program strategis. Di antaranya, penyediaan bibit unggul, pelatihan teknis, penguatan rantai pasok, serta sosialisasi melalui kegiatan inovatif.
“Ada di Wonosobo, Tegal, ada lagi di Slawi kemudian Blado Batang. Itu bisa untuk mengembangkan potensi sapi,” kata Luthfi.
Di kesempatan itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, kontribusi Jawa Tengah dalam memenuhi kebutuhan hasil ternak nasional sangat penting di tengah upaya swasembada daging dan susu pemerintah pusat.
Ahmad Muzani mengatakan, sektor ternak dan menjadi peternak akan sangat menjanjikan di masa depan.
“Berpikirlah menjadi peternak, karena beternak itu menggembirakan dan menyenangkan. Beternak juga menguntungkan. Kontes sapi akan memberikan faedah besar. Mudah-mudahan ini menjadi proses pertemuan, antara peternak penggemuk dengan orang-orang yang akan berkurban pada Idul adha ,” katanya.
Dia berharap event tersebut digelar berkelanjutan. Apalagi dari setiap event yang digelar, baik di Kemayoran, Lampung, maupun di Boyolali hari ini, selalu mendapatkan respons dan antusiasme yang besar dari masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, Bupati Boyolali, serta seluruh perwakilan Muspida Jawa Tengah. (Irfandy*)






