BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan tali asih atlet berprestasi Jawa Tengah senilai hampir Rp4,9 miliar kepada atlet dan pelatih yang meraih medali pada berbagai ajang nasional maupun internasional sepanjang 2025. Apresiasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ahmad Luthfi di Aula Gedung Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026).
Program tali asih atlet berprestasi Jawa Tengah ini diberikan kepada para peraih medali emas, perak, dan perunggu dari sejumlah ajang multievent seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional, Pekan Olahraga Pelajar Nasional, Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional, serta SEA Games 2025.
Selain atlet, para pelatih yang mendampingi juga turut menerima penghargaan dari Pemprov Jawa Tengah.
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan dana sebesar Rp2.446.500.000 untuk atlet dan pelatih yang berprestasi di ajang Pomnas, Popnas, dan Peparpenas.
Sementara itu, atlet dan pelatih yang berprestasi di SEA Games 2025 Thailand menerima tali asih dengan total nilai Rp2.481.250.000.
Menurut Ahmad Luthfi, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet.
“Hari ini kita berikan suatu penghargaan yang merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jateng kepada rekan-rekan sekalian,” kata Luthfi dalam sambutannya.
Gubernur menegaskan bahwa prestasi yang diraih para atlet tidak datang secara instan. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan panjang, kedisiplinan, dan kerja keras yang konsisten.
“Prestasi itu tidak ujug-ujug datang. Semua melalui proses latihan yang panjang hingga akhirnya bisa meraih medali emas, perak, maupun perunggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, atlet Jawa Tengah merupakan duta daerah yang membawa nama baik provinsi di tingkat nasional hingga internasional.
Pemprov Jawa Tengah terus memperkuat sektor olahraga melalui berbagai program pembinaan atlet sejak usia dini.
Salah satunya melalui pengembangan GOR Jatidiri sebagai pusat kegiatan olahraga dan lokasi Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO).
Menurut Luthfi, program pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Tengah di berbagai kompetisi.
“Ini menjadi kebanggaan kita untuk mendidik atlet sejak dini, sehingga outputnya bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan Jawa Tengah,” katanya.
Salah satu penerima penghargaan adalah Safira Dwi Meilani, peraih medali emas cabang olahraga pencak silat pada SEA Games 2025.
Safira mengaku bangga atas perhatian yang diberikan oleh Pemprov Jawa Tengah kepada para atlet.
“Bangga dan berterima kasih. Ini kesekian kalinya saya mendapat penghargaan dari Pemprov Jateng. Semoga ini bisa memacu atlet untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Afif Abdul Rouf, peraih medali emas cabang paratletik pada Peparpenas XI.
Ia mengaku bangga bisa mempersembahkan medali bagi Jawa Tengah pada kesempatan pertamanya mengikuti ajang tersebut.
“Senang bisa dapat medali untuk Jawa Tengah. Terima kasih atas perhatian dari Pemprov Jateng,” katanya.
Afif juga memberikan pesan kepada para atlet muda untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.
“Yang penting pantang menyerah dan terus berlatih untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.
Dengan adanya tali asih atlet berprestasi Jawa Tengah, pemerintah berharap semangat para atlet untuk meraih prestasi akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah dengan pembinaan olahraga yang konsisten di Indonesia. (Zul)






