Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) di depan Mapolda Jawa Tengah pada Sabtu siang, berlangsung dengan penuh ketertiban dan kedamaian. Sekitar 1.000 mahasiswa mengenakan almamater Undip, berkumpul pada pukul 12.45 WIB dan langsung melaksanakan orasi yang disampaikan secara tertib. Massa membubarkan diri dengan damai sekitar pukul 14.00 WIB tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
Aksi yang diikuti oleh ribuan mahasiswa ini mendapat pengamanan ketat dari 370 personel gabungan dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. Dalam upaya menjaga suasana damai, para petugas pengamanan tidak dilengkapi dengan tameng, tongkat pemukul, atau senjata api. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengamankan aksi massa.

“Kami memberikan penghargaan kepada adik-adik mahasiswa Undip yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Kombes Pol Artanto, Kabid Humas Polda Jateng. Ia juga menambahkan bahwa aksi ini menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan dengan tertib dan bermartabat.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap demokrasi, Kombes Artanto menekankan bahwa Polda Jateng menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, selama dilakukan sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. “Polri adalah kawan demokrasi yang hadir sebagai mediator dalam proses penyampaian pendapat,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Artanto juga mengingatkan para mahasiswa dan masyarakat luas agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok atau individu yang ingin memanfaatkan situasi untuk melakukan aksi anarkis yang merusak proses demokrasi. “Sampaikan pendapat dengan damai, karena suara yang tertib dan bermartabat akan lebih didengar serta memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya menutup pernyataan.
Aksi yang penuh dengan semangat positif ini menjadi contoh bagi mahasiswa dan masyarakat lainnya bahwa proses demokrasi dapat terlaksana dengan damai tanpa harus menimbulkan keresahan.(*)







Komentar