BeritaWonogiri.com [PRACIMANTORO] – Manajemen SDN 1 Gedong, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri bersinergi dengan Koramil 13/Pracimantoro dalam mencegah terjadinya bullying atau perundungan yang sedang marak terjadi di berbagai daerah dan merugikan pembinaan generasi bangsa, Selasa, 1 Oktober 2024.
Kegiatan dihadiri Kepala Sekolah, Guru, orangtua wali murid dengan pemateri Babinsa Serma Sriyadi.
Serma Sriyadi menjelaskan perundungan atau bullying merupakan bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.
Baca juga: Adu Jago, 3 Pejudi Sabung Ayam Di Pracimantoro Ditangkap
“Perundungan tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan tanpa kekerasan fisik seperti ejekan, penghinaan atau perlakuan tidak sopan. Tujuan dari perundungan ini adalah menyakiti korban secara terus-menerus, dan dapat berpotensi membuat korban mengalami trauma dan tekanan psikologis,” ungkapnya.
Terpisah, Danramil 13/Pracimantoro, Kapten Inf Budi Raharja mengharapkan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah.

Agar, tercipta lingkungan belajar yang kondusif tanpa adanya gangguan.
“Sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa mengenai pengertian perundungan [bullying], penyebab dan dampaknya. Tujuannya untuk menjelaskan kepada siswa tentang besarnya dampak perundungan di lingkungan sekolah,” ujar Danramil.
“Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan siswa-siswi dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan penuh rasa hormat satu sama lain,” tandas Danramil. (Suryono)







Komentar