CFD Semarang Jadi Panggung Kampanye GAS Nikah, Ribuan Masyarakat Antusias

CFD Simpang Lima Semarang diramaikan ribuan warga dalam kampanye GAS Nikah 2025, Kemenag tekankan pentingnya pencatatan nikah resmi.

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang dipadati ribuan masyarakat dalam kampanye Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS Nikah) 2025, Minggu (28/9). Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah bersama Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencatatan nikah secara resmi melalui Kantor Urusan Agama (KUA).

Hadir dalam kesempatan itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Abu Rokhmad, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, serta Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab bersama jajaran. Acara berlangsung semarak dengan berbagai atraksi, pawai, serta sesi edukasi interaktif bersama masyarakat.

Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menegaskan bahwa GAS Nikah menyasar generasi muda yang sudah memasuki usia pernikahan. “Sasaran utamanya adalah generasi muda. Kami ingin menyadarkan para remaja agar menikah pada usia ideal, minimal 19 tahun sesuai Undang-Undang,” ujarnya di sela kampanye.

Ia menambahkan, pencatatan nikah tidak sekadar formalitas, tetapi juga bentuk perlindungan hukum, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Dengan pencatatan yang sah, hak-hak keluarga bisa lebih terjamin.

Senada dengan itu, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menekankan urgensi pencatatan nikah di tengah tren yang mengkhawatirkan. “Angka pencatatan perkawinan semakin menurun, sedangkan angka perceraian semakin tinggi. Saya kira ini momen tepat untuk mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Kampanye GAS Nikah juga menyampaikan pesan bahwa menikah di usia matang akan membantu mewujudkan keluarga yang lebih kuat, sehat, dan sejahtera. Edukasi ini diharapkan mampu menekan praktik pernikahan dini yang berisiko tinggi terhadap kesehatan ibu, anak, dan masa depan keluarga.

Acara di CFD Semarang ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengunjung yang ikut berdiskusi, berkonsultasi dengan petugas KUA, hingga menerima brosur edukasi seputar tata cara pencatatan nikah. Dengan antusiasme yang tinggi, Kemenag optimistis kampanye GAS Nikah dapat mendorong lahirnya generasi keluarga sakinah yang lebih baik di masa depan.(*)

Komentar