BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Acara wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri, Sabtu, 9 November 2024 di Gedung PGRI Wonogiri kali ini boleh dibilang istimewa, selain sehari menjelang Hari Pahlawan tetapi juga satu dari 92 wisudawan berusia 66 tahun.
Juga ada empat pasangan suami istri (pasutri), dua kakak beradik dan seorang anggota DPRD Wonogiri, Romadhani Andang Nugroho.
“Wisuda kali ini sangat istimewa karena wisudawan tertua berusia 66 tahun,” ujar salah seorang panitia, Nadhiroh.
Baca juga: 10 Sekolah Jadi Tempat Magang PPL Mahasiswa Prodi PAI Staimas Wonogiri
Wisudawan tertua bernama Suratmin, lelaki kelahiran Wonogiri tanggal 27 Agustus 1958. Dia mengaku putra keenam atau bungsu dari enam bersaudara pasangan suami istri, Karto Semito dan Satinem.
Suratmin merupakan mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan motivasinya kuliah ingin memberikan semangat kepada anak-anaknya dan para pemuda bahwa menuntut ilmu tidak mengenal usia.

Di Prodi KPI ini, juga terdapat dua kakak beradik yang diwisuda bersama yakni Gusti Alfian Fauzan dan Ardillah Agnaina Aulia serta Dawut Tri Wahyudi dan Wahyu Zainal Arifin.
Sementara empat pasutri yang diwisuda kuliah di Prodi PAI, yaitu Suyato dan Afifah Risdiana, Mujahidin dan Pajar Apriliana, Muhamad Fajar Prasetyo dan Nia Purnami serta Wahyu Utomo dan Devi Istiana.
Ketua Staimas Wonogiri, Atik Nurfatmawati, SE, MIKom menyampaikan tiga pesan untuk para alumnus Staimas. Pertama terus menjadi pembelajar dan selalu optimistis.
Kedua membiasakan diri menjadi orang disiplin dan ketiga mengedepankan rasa syukur.
“Terus update diri karena sekarang ini semua amat terjangkau. Terus mencoba walau hasilnya masih mengecewakan, kemudian jangan lupa ikhtiar diserahkan pada Allah SWT,” ujarnya. (Triantotus)






