Jambore Posyandu Klaten 2025: Kader Bersatu Wujudkan Masyarakat Sehat dan Cerdas

300 Kader di Pendopo Klaten Perkuat Dedikasi untuk Kesehatan Warga

Beritawonogiri.com [KLATEN] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten menggelar Jambore Kader Posyandu 2025 di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (7/8/2025), sebagai wadah silaturahmi dan peningkatan kapasitas kader Posyandu. Acara ini dihadiri 300 kader secara langsung dan 1.500 kader lainnya melalui daring, menunjukkan semangat gotong royong dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Bertepatan dengan semarak HUT ke-80 Republik Indonesia, jambore ini menjadi momen untuk menghargai peran kader sebagai ujung tombak kesehatan di tingkat desa, sekaligus mendorong lahirnya masyarakat Klaten yang lebih sehat dan cerdas.Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, menjelaskan bahwa jambore ini dirancang untuk meningkatkan wawasan kader dalam mendampingi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak, gizi, serta pencegahan stunting.

“Kegiatan ini adalah wadah strategis untuk konsolidasi, menambah pengetahuan, dan memberikan motivasi bagi kader berprestasi,” ujarnya di sela acara. Selain sesi pelatihan tentang imunisasi dan pola hidup sehat, acara ini juga menampilkan pemberian penghargaan kepada Posyandu dan kader berprestasi, seperti Posyandu Mawar dari Desa Jimbung, yang berhasil menekan angka stunting hingga 5% pada 2024.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Slamet, mewakili Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, memuji dedikasi kader Posyandu sebagai agen perubahan. “Mereka adalah ibu-ibu luar biasa yang menjadi penyambung informasi dan penggerak hidup sehat di desa,” katanya. Ia menekankan bahwa kader Posyandu adalah garda terdepan dalam membangun pondasi bangsa yang sehat, terutama melalui edukasi gizi dan pencegahan penyakit.

Slamet berharap jambore ini memotivasi kader untuk terus berkolaborasi, memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan primer di Klaten.Salah satu kader dari Desa Polanharjo, Siti Aminah, mengaku terinspirasi oleh acara ini. “Saya belajar cara mendeteksi dini stunting dan berkomunikasi lebih baik dengan warga. Ini membuat saya bangga jadi kader,” ujarnya dengan mata berbinar.

Jambore ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman antar-kader, yang memperkuat solidaritas dan semangat untuk terus berkontribusi. Menurut data Dinkes Klaten, hingga Juni 2025, lebih dari 1.200 Posyandu di kabupaten ini telah melayani 85.000 balita dan ibu hamil, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 92%.

Jambore Posyandu 2025 menjadi bukti nyata komitmen Klaten untuk mewujudkan masyarakat sehat dan cerdas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dengan semangat HUT RI ke-80, acara ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung peran kader Posyandu. “Kerennya ibu-ibu Posyandu ini adalah mereka bekerja dengan hati untuk warga. Mari kita dukung mereka demi Klaten yang lebih sehat,” tutup Anggit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *