Beritawonogiri.com [PAPUA SELATAN] – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), tak hanya meninjau Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wanam, Papua Selatan. Kunjungannya pada Selasa (27/8/2025) juga menyentuh sisi humanis, di mana ia bertemu dan berinteraksi langsung dengan anak-anak desa Wanam. Momen ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kawasan pangan adalah investasi untuk masa depan generasi penerus.
Dalam kunjungannya, Zulhas melihat anak-anak Wanam dengan keyakinan sederhana. Mereka diajarkan bahwa sawah bukan hanya sekadar lahan hijau, tetapi juga tabungan untuk hidup mereka esok. Sawah, bagi mereka, bukan hanya tempat menanam padi, melainkan tempat menanam mimpi-mimpi masa depan.

“Dengan menjaga sawah, kita menjaga senyum mereka. Dengan menjaga sawah, kita memastikan anak-anak Indonesia bisa dan tetap merdeka dari lapar,” ungkap Zulhas. Pernyataan ini menunjukkan bahwa keberhasilan proyek pangan nasional tidak diukur dari luas lahan atau jumlah produksi, melainkan dari kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya, terutama anak-anak.
Kawasan Wanam di Kabupaten Merauke dipilih sebagai pusat Cadangan Pangan Nasional melalui program cetak sawah seluas 1 juta hektare. Proyek ini juga mencakup pembangunan infrastruktur vital seperti bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi, yang akan menopang aktivitas pertanian skala besar.
Lebih dari itu, pembangunan di Wanam juga mengintegrasikan program biodiesel, penguatan industri pertahanan, dan pembangunan jalan penghubung Wanam–Boven Digoel sepanjang 130 kilometer. Langkah-langkah ini menunjukkan pendekatan holistik pemerintah dalam membangun kawasan strategis.
Kawasan Wanam dipilih sebagai implementasi dari Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025. Hadir dalam kunjungan ini sejumlah menteri terkait, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PUPR Dody Hanggodo, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Kehadiran para menteri ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek ini berjalan lancar. Kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci utama untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan.(*)







Komentar