BeritaWonogiri.com [JATISRONO] – Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bukanlah kegiatan yang menakutkan dan tidak perlu ditakuti oleh para siswa. Sebaliknya, LDK merupakan bagian penting dari orientasi dasar kesiswaan untuk mengenal lingkungan sekolah, organisasi, serta nilai-nilai sosial dan kepemimpinan sejak dini.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diberikan anggota TNI dari Koramil 14/Jatisrono, Kodim 0728/Wonogiri kepada para siswa SMP Islam Rumpun Muslim Jatisrono, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Sertu Mianto Sunarto bersama Serda Rosidi, dengan materi utama berupa Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang menjadi dasar pembentukan sikap disiplin, mental, dan karakter kepemimpinan siswa.
LDK sering kali dipersepsikan sebagai kegiatan yang berat dan melelahkan. Namun, pada praktiknya, LDK justru dirancang sebagai sarana edukatif dan pembinaan karakter bagi peserta didik.
Melalui LDK, siswa dikenalkan pada nilai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sekolah maupun bermasyarakat.
Kegiatan LDK juga menjadi bagian dari orientasi dasar kesiswaan untuk membentuk pribadi siswa yang siap berorganisasi dan mampu bersosialisasi dengan baik. Dengan pendekatan yang edukatif dan persuasif, siswa diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai pelajar.
Pelaksanaan LDK di SMP Islam Rumpun Muslim Jatisrono mendapat dukungan penuh dari TNI melalui Koramil 14/Jatisrono. Kepercayaan ini diberikan karena TNI dinilai memiliki pengalaman dan kedisiplinan tinggi dalam membina generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mianto Sunarto dan Serda Rosidi memberikan materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) secara langsung kepada para siswa. Materi ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga melatih konsentrasi, kekompakan, serta kepatuhan terhadap aturan.
Latihan baris berbaris juga menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter disiplin dan rasa tanggung jawab pada diri siswa.
Melalui materi PBB, peserta didik dilatih untuk bersikap tegas, patuh terhadap komando, serta mampu bekerja sama dalam tim. Hal ini menjadi pondasi penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan sejak usia dini.
Selain disiplin, LDK juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Sertu Mianto menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki rasa bangga terhadap bangsa dan negara.
“Dengan adanya kegiatan LDK ini, diharapkan sikap dan mental siswa menjadi lebih baik, disiplin meningkat, serta siswa menjadi lebih terarah, terutama dalam menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air,” ujar Sertu Mianto.
Disiplin yang ditanamkan melalui LDK diharapkan menjadi bekal utama bagi siswa dalam menjalani kehidupan sekolah maupun saat terjun ke masyarakat kelak.
Tidak hanya melatih kedisiplinan, LDK juga bertujuan membentuk siswa yang tanggap, tangguh, dan trengginas. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah mental, fisik, dan rohani peserta didik secara seimbang.
Melalui LDK, siswa juga dibekali pengetahuan dasar kepemimpinan dan kemandirian, sehingga mampu menghadapi berbagai permasalahan dan mencari solusi secara bijak.
Selain itu, kemampuan berorganisasi, administrasi, motivasi, serta keterampilan sosial siswa turut diasah melalui rangkaian kegiatan LDK.
Seluruh rangkaian kegiatan LDK di SMP Islam Rumpun Muslim Jatisrono berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, TNI berharap LDK dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan adanya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), diharapkan lahir generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, berjiwa nasionalis, serta siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. (Begug SW)







Komentar