BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Dalam rangka Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) ke-VII yang akan diadakan pada tanggal 29 Desember mendatang, masyarakat NU di Kabupaten Wonogiri tengah mempersiapkan diri untuk pemilihan pengurus yang baru. Salah satu kandidat yang paling diperbincangkan adalah Kyai Syahrul Muharram, seorang tokoh yang dikenal luas di kalangan pengurus dan warga NU.
Kyai Syahrul Muharram, kelahiran Mojokerto 19 September 1974, memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam organisasi NU. Sejak tahun 2006 hingga 2011, beliau menjabat sebagai Wakil Rois, dilanjutkan dengan dua periode sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Tirtomoyo dari tahun 2011 hingga 2021. Saat ini, beliau menjabat sebagai Rois Syuriyah MWCNU Tirtomoyo dan aktif sebagai instruktur PDPKPNU Wilayah.
Sosok Kyai Syahrul adalah gambaran kader NU yang tulen. Sejak kecil, beliau telah mengabdikan diri di dunia pesantren dan merupakan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda, yang merupakan penerus KH Muhammad Muslih (alm), seorang tokoh senior NU di Wonogiri. Dengan kepemimpinan yang telah teruji dan pengalaman organisasi yang komprehensif, Kyai Syahrul Muharram siap berkontribusi dalam memajukan NU di Kabupaten Wonogiri.
Baca Juga : Jelang Konfercab, 3 Nama Kandidat Ramai Di Medsos Untuk Pimpin PCNU Wonogiri
Konfercab NU merupakan momen penting bagi semua pengurus dan anggota untuk mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Di dalam konfercab ini, laporan pertanggungjawaban akan disampaikan untuk memberikan transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh anggota. Momen ini juga menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi dan refleksi terhadap program-program yang telah dilaksanakan.
Dengan berbagai pengalaman dan komitmennya terhadap perkembangan NU, Kyai Syahrul Muharram dianggap sebagai pihak yang tepat untuk meneruskan estafet kepemimpinan Tanfidziyah PCNU di Wonogiri. Para kader dan anggota NU berharap kehadiran beliau akan membawa perubahan dan kemajuan yang signifikan bagi organisasi dan masyarakat di Wonogiri. (*)
Editor : Tri Wahyudi







Komentar