Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Pemerintah Kabupaten Wonogiri, bersama dengan jajaran TNI dan Polri, telah mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi potensi gejolak sosial pasca terjadinya berbagai peristiwa besar di beberapa wilayah Tanah Air. Langkah sinergi ini bertujuan untuk memastikan Kabupaten Wonogiri tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam pernyataannya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memicu ketegangan. “Kami sampaikan rasa keprihatinan atas peristiwa yang terjadi di beberapa wilayah Tanah Air. Mari kita saling menjaga keamanan di wilayah masing-masing, dengan harapan kondisi di Tanah Air segera membaik,” ujar Bupati Setyo dalam konferensi pers di kantornya.

Salah satu langkah yang diimbau oleh Bupati Setyo adalah mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan pos-pos ronda di setiap desa sebagai bagian dari upaya antisipasi dini terhadap segala kemungkinan gangguan keamanan. Selain itu, ia mengajak warga untuk lebih proaktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Dukungan penuh terhadap langkah pemerintah ini juga disampaikan oleh jajaran TNI dan Polri. Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. “Kunci keberhasilan dalam tugas kita bersama harus kompak dan bersinergi. Kita sudah 90% berlatih, dan jangan lupa kita tetap berdoa untuk kondusifitas keamanan Kabupaten Wonogiri,” tegasnya saat memberikan pengarahan kepada anggotanya.
Sementara itu, Dandim 0728 Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono, menggarisbawahi perlunya deteksi dini serta edukasi kepada masyarakat. “Diharapkan keluarga dari TNI, Polri, dan seluruh yang hadir malam hari ini diberi imbauan, mengingat yang digerakkan untuk demo adalah dari kalangan anak-anak. Peran orang tua sangatlah penting,” jelas Dandim Edi.
Letkol Edi juga menginstruksikan anggota TNI dan Polri untuk melakukan edukasi masif kepada keluarga dan masyarakat terkait pencegahan potensi kerusuhan. “Lakukan deteksi dini jangan sampai ada kejadian kerusuhan dan pembakaran aset negara, untuk selalu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Dengan adanya kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Wonogiri dapat terus menjaga stabilitas dan ketentraman di tengah gejolak yang terjadi di beberapa wilayah lainnya.(*)






