Pomnas 2025 di Semarang-Solo: Ribuan Atlet Berebut Emas, Ekonomi Lokal Bakal Melejit

Ahmad Luthfi: Pomnas Dongkrak Prestasi dan Kesejahteraan Jateng

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX 2025 akan digelar di Kota Semarang dan Surakarta, Jawa Tengah, pada 19-27 September 2025. Sekitar 5.000 atlet mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di 38 provinsi Indonesia akan bertanding dalam 17 cabang olahraga, termasuk atletik, basket, bulutangkis, dan pencak silat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut antusias gelaran ini saat menerima audiensi Panitia Penyelenggara Pomnas 2025 di kantornya, Kamis (17/7/2025). “Olahraga di Jateng sudah menunjukkan prestasi gemilang. Pomnas ini tidak hanya mendongkrak prestasi, tetapi juga potensi wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Luthfi.

Ia menegaskan dukungan penuh melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta program unggulan seperti Sekolah Menengah Keberbakatan Olahraga (SMKO) di Jatidiri, Semarang.

Kepala Disporapar Jateng, Masrofi, menambahkan bahwa ini adalah kali pertama Jawa Tengah menjadi tuan rumah Pomnas. “Kami berkolaborasi dengan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) untuk memastikan kelancaran acara, termasuk dukungan anggaran dan sistem pendaftaran melalui Simpora,” katanya.

Sistem Simpora, yang telah terbukti efektif pada event sebelumnya, akan digunakan untuk mendata seluruh peserta.Ketua Panitia Pomnas 2025, Heru Susanto, mengungkapkan bahwa venue di Semarang meliputi Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas PGRI Semarang (Upgris), dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).

Di Solo, pertandingan akan digelar di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). “Dengan 63 hari lagi, persiapan telah matang, baik dari Bapomi, perguruan tinggi, maupun Disporapar,” ujar Heru.Pomnas 2025 diharapkan memberikan dampak positif signifikan, tidak hanya pada prestasi olahraga, tetapi juga ekonomi lokal. “Dengan 5.000 peserta, hotel, UMKM, dan kuliner lokal akan kebanjiran pelanggan,” tambah Luthfi.

Hal ini sejalan dengan pengalaman Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2025, yang berhasil menggerakkan ekonomi Semarang melalui kehadiran 2.344 atlet pelajar.

Komentar