BeritaWonogiri.com [GIRIWOYO] – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Dr. Afriansyah Noor, melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giriwono di Wonogiri, Minggu (7/12/2025). Bagaimana program prioritas nasional ini tidak hanya memberi manfaat gizi bagi ribuan anak, tetapi juga berdampak besar pada penyerapan tenaga kerja lokal? Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung operasional dan dampak sosial-ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam arahannya, Wamenaker Afriansyah Noor mengungkapkan dampak signifikan program ini bagi penciptaan lapangan kerja. Saat ini, dari target 77 SPPG di Wonogiri, sebanyak 55 unit telah beroperasi.
“Hingga kini telah berdiri 55 dari target 77 SPPG di Wonogiri, dengan serapan tenaga kerja mencapai 2.750 orang,” jelas Wamenaker Afriansyah Noor.
Ia memproyeksikan, jika target 77 SPPG terpenuhi, penyerapan tenaga kerja akan meningkat menjadi 3.619 orang. Secara nasional, dengan target 30.000 SPPG, program ini diproyeksikan dapat menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja. Angka ini menegaskan bahwa Program MBG memiliki manfaat ganda: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Kasatpel SPPG Giriwono, Rizky Kuncara, dalam laporannya memaparkan cakupan layanan yang luas. Saat ini, SPPG Giriwono melayani pemenuhan gizi untuk 3.362 penerima manfaat yang tersebar di 11 sekolah dan 12 posyandu di sekitar Wonogiri. Komitmen terhadap kualitas juga ditegaskan oleh Mitra Dapur, Adhi Aryanto, yang menjamin penyediaan layanan yang aman dan sesuai standar.
Wamenaker juga menyoroti pentingnya tata kelola yang baik.
Ia menekankan mekanisme operasional yang ketat, mulai dari SOP memasak, pengemasan, distribusi, hingga transparansi akuntansi. “Ini untuk menjamin kualitas makanan dan hak anak-anak,” tambahnya.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Wonogiri, mencerminkan dukungan lintas sektor. Kapolres Wonogiri, melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo, menyatakan apresiasi dan komitmen Polri untuk mendukung penuh program pemerintah ini.
“Kehadiran Wamenaker memberikan motivasi bagi para pengelola dan relawan SPPG. Polri mendukung penuh kebijakan pemerintah, termasuk dalam aspek pengamanan dan pendampingan,” ujar AKP Anom Prabowo.
Untuk meningkatkan kualitas SDM, Wamenaker mengungkapkan adanya peluang pelatihan kompetensi dari Balai Pelatihan Vokasi (BPVP) Surakarta. Pelatihan pengolahan makanan bersertifikat ini juga terbuka bagi relawan serta anggota TNI-Polri yang akan memasuki masa purna tugas, sebagai bentuk penyiapan karir lanjutan.
Usai memberikan arahan, Wamenaker Afriansyah Noor dan rombongan melakukan peninjauan langsung ke dapur produksi SPPG Giriwono. Kunjungan lapangan ini memungkinkan penilaian terhadap penerapan standar operasional, kebersihan, dan efisiensi proses produksi makanan bergizi.
Dengan kunjungan ini, diharapkan kualitas layanan pemenuhan gizi di Wonogiri semakin terdorong. Program ini tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi telah menjadi mesin pencipta lapangan kerja dan penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari hulu ke hilir.(*)







Komentar