Warga Pati Tenang, Pelayanan Publik Tetap Jalan Normal

Pemkab Pati Jamin Pelayanan Optimal di Tengah Dinamika Politik, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

Beritawonogiri.com [PATI] – Di tengah isu politik yang sempat memanas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan normal dan optimal. Komitmen ini selaras dengan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas layanan bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, beberapa waktu lalu secara tegas meminta agar pelayanan publik tidak boleh terhenti. “Masyarakat tetap harus dilayani, enggak boleh berhenti pemerintahannya,” ungkapnya. Pesan ini menjadi pegangan bagi jajaran birokrasi di Pati untuk terus memberikan layanan terbaik.

Seorang pegawai BPKAD Kabupaten Pati dengan ramah melayani warga yang mengurus administrasi, menunjukkan profesionalitas birokrasi. (Foto: Zulkarnain)

Pantauan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menunjukkan aktivitas pelayanan berlangsung lancar. Warga yang mengurus berbagai keperluan administrasi terlayani dengan baik dan nyaman.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala dalam pelayanan. “Alhamdulillah sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Pati terkait dengan pelayanan kepada masyarakat tidak ada persoalan. Semua berjalan lancar,” ujarnya, Kamis (28/8/2025). Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak segan menyampaikan keluhan agar bisa dilakukan evaluasi.

Salah satu kabar baik yang diumumkan oleh Plt Kepala BPKAD, Febes Mulyono, adalah pembatalan kenaikan PBB 250%. Ketetapan pajak dikembalikan ke aturan tahun 2024. Pihaknya juga telah menyiapkan mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran bagi masyarakat yang sudah terlanjur membayar.

“Kita kembalikan ke penetapan pada 2024, dan itu sudah langsung kita tindak lanjuti,” jelas Febes. Ia menambahkan, keputusan ini diambil untuk menjaga kondusivitas, dan pendapatan pajak akan digunakan untuk program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Plt Kepala Disdukcapil, Didik, juga mengkonfirmasi hal serupa. Pelayanan di kantornya berjalan sesuai jadwal, mulai dari pengurusan KTP hingga surat pindah kependudukan. Salah satu warga, Ismi, mengaku sangat terbantu. “Pelayanan berjalan lancar dan baik. Saya mau mengurus kepindahan kependudukan,” katanya.

Respons positif juga datang dari pekerja notaris, Danang, yang datang ke kantor BPKAD. Ia mengaku pelayanannya tetap baik dan tanpa hambatan, membuktikan bahwa birokrasi di Pati tetap profesional.(*)

Komentar