Hujan Poyan Terjadi di Kampung Bauresan Wonogiri, Jemuran Warga Basah Semua

BeritaWonogiri.com (WONOGIRI) – Di tengah terik matahari, tiba-tiba air tumpah dari langit. Bukan Cuma gerimis, tapi cukup deras. Itulah ‘Hujan Poyan’ atau lazim disebut masyarakat hujan panas. Hujan deras tetapi matahari tetap bersinar.

Fenomena ‘Hujan Poyan’ itu  terjadi di Kota Wonogiri, tepatnya di Kampung Bauresan, Sabtu Siang, 17 Mei 2025, sekitar pukul 09.40 WIB. Akibat kejadian ini, sejumlah warga yang memiliki jemuran, basah semua.

Seorang warga di Kampung Bauresan, mengaku baru pertama kali menyaksikan fenomena langka tersebut.

“Aneh juga ya, padahal pakaian sudah hampir kering ? kata warga yang mengalami jemuran pakaiannya basah semua lantaran hujan datang tiba-tiba di saat panas menyengat.

Kondisi serupa dialami Ny Partin, ibu rumah tangga pemilik usaha karak (krupuk berbahan gendar) di RT 04 RW 02 Kampung Bauresan.

“Niki tesih teles kabeh awak kulo mas, lha wong panas lho, ngerti-ngerti og mak bres,” kata Ny. Partin.

Tubuhnya basah kuyub gara-gara berlarian saat mengangkat pakaian yang dijemur di depan rumahnya. Beruntung saat kejadian Ny. Partin sedang tidak menjemur Karak, karena saat kejadian sedang libur produksi.

Fenomena hujan poyan di Kampung Bauresan berlangsung sekitar 5 menit sejak pukul 09.40. Selang lima menit kemudian matahari menghilang tertutup awan. Tetapi hujan masih berlangsung hingga pukul 09.55 baru berhenti.

Sekedar tahu, hujan satu ini tidak memiliki istilah spesifik, namun bisa dijelaskan dengan sains. Hujan Poyan atau hujan panas adalah fenomena meteorologi yang tak lazim, namun di daerah tropis seperti Indonesia cukup sering terjadi.

Dalam kasus ini, kita akan melihat pemandangan yang kontradiktif – hujan deras mengguyur bumi saat matahari tetap bersinar terang lantaran menembus celah-celah awan mendung atau dari sisi yang terbuka lainnya. (Irfandy*)

Komentar