Dari Air Mata ke Harapan: Kisah Pilu Ibu Muda Batang yang Bangkit Lewat Pelatihan Gratis BLK Jateng

Program pelatihan calon TKI unggulan Pemprov Jateng ubah hidup Indah, dari tulang punggung keluarga hingga siap bekerja ke Taiwan

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Indah Purya Ristiani (29) tak kuasa menahan air mata saat menceritakan alasannya mengikuti pelatihan calon pekerja migran di BLK Semarang I. Perempuan asal Batang ini harus menafkahi orang tua lanjut usia dan anaknya yang berusia 6 tahun. “Sulit dapat kerja di sini. Taiwan jadi harapan terakhir,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025).

Indah adalah salah satu dari ratusan peserta yang mendapat pelatihan gratis BLK Jateng, mulai bahasa Mandarin hingga keterampilan perawatan lansia. Program ini menjadi penyelamat bagi Wulan (22) yang keluarganya bangkrut usai usaha ternak sapi ayahnya kolaps di 2020. “Saya mau jadi care giver untuk pulihkan ekonomi,” tegasnya.

Emiliana Bekti Widiningsih, pengampu pelatihan, menjelaskan peserta mendapat fasilitas lengkap: boarding, makan, seragam, hingga sertifikasi. “Dibiayai APBD/APBN, khusus prioritas warga miskin,” jelasnya. Pelatihan ini sejalan dengan program pengentasan kemiskinan Gubernur Ahmad Luthfi.

Keberhasilan program ini terlihat dari tingkat penyerapan kerja mencapai 85%, baik melalui magang maupun penempatan langsung. BLK Jateng telah mencetak 1.200 alumni sejak 2024, dengan gaji awal rata-rata Rp8-12 juta di Taiwan.

“Pelatihan ini seperti oksigen bagi kami,” ucap Indah yang kini mahir merawat lansia dan siap berangkat akhir Agustus. Kisahnya menjadi bukti nyata bagaimana BLK Jateng tak sekadar memberi keterampilan, tapi juga harapan baru bagi keluarga pra-sejahtera.

Komentar