Pohon Pete Tumbang di Sidoharjo Wonogiri Tutup Akses Jalan, Polisi dan Warga Evakuasi Bersama

Polisi Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas

BeritaWonogiri.com [SIDOHARJO] – Peristiwa pohon pete tumbang di Sidoharjo Wonogiri terjadi di Lingkungan Tempel RT 02/RW 06, Kelurahan Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Batang pohon yang roboh melintang di badan jalan sempat menutup akses kendaraan dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

Personel dari Polsek Sidoharjo bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat mengenai pohon milik warga bernama Domo yang tumbang dan menutup jalan. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengamanan.

Petugas mendapati batang pohon pete berukuran cukup besar melintang di jalan lingkungan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan dan membahayakan pengguna jalan.

Untuk mempercepat penanganan, polisi langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Wonogiri, Koramil Sidoharjo, relawan, serta warga setempat.

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar pengguna jalan tetap aman dan tidak terjadi kemacetan.

Batang pohon kemudian dipotong menggunakan peralatan yang tersedia sebelum dipindahkan dari badan jalan.

Setelah proses pemotongan dan pembersihan selesai, akses jalan yang sebelumnya tertutup akhirnya kembali dapat dilalui kendaraan.

Kehadiran aparat kepolisian dalam penanganan pohon pete tumbang di Sidoharjo Wonogiri dinilai membantu mempercepat normalisasi aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian.

Kasihumas Polres Wonogiri, Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wahyu Sulistyo, mengatakan bahwa respons cepat tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, koordinasi lintas instansi, serta membantu proses evakuasi agar akses jalan segera bisa digunakan kembali,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, pohon tersebut diduga tumbang karena kondisi batang yang sudah rapuh atau lapuk.

Beruntung, dalam peristiwa pohon pete tumbang di Sidoharjo Wonogiri tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang berarti.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon yang sudah tua atau berpotensi tumbang. Jika menemukan kondisi tersebut, warga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah pencegahan.

Langkah antisipasi dinilai penting untuk menjaga keselamatan warga sekaligus mencegah gangguan aktivitas masyarakat akibat pohon tumbang. (Ano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *