Dampingi Selvi Gibran di Rembang, Nawal Yasin Ungkap Rahasia Menjadi Kartini Masa Kini

Paradigma Perubahan dalam "Habis Gelap Terbitlah Terang"

BeritaWonogiri.com [REMBANG] – Suasana khidmat menyelimuti puncak peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Rembang, Selasa (21/4/2026). Momentum ini menjadi ajang penguatan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai inspirasi utama bagi sosok Kartini masa kini di seluruh Indonesia.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, hadir mendampingi Ketua Umum Seruni, Selvi Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, Menteri PPPA RI Arifah Fauzi turut serta dalam rombongan yang melakukan napak tilas sejarah tersebut.

Rombongan memulai kegiatan dengan mengunjungi Museum RA Kartini untuk menelusuri pemikiran sang pahlawan. Setelah itu, mereka melakukan ziarah ke makam Kartini sebagai bentuk penghormatan atas jasa besarnya dalam merintis emansipasi perempuan.

Menelusuri Jejak Visioner Sang Pelopor di Museum Kartini

Nawal Arafah menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini tetap relevan hingga detik ini. Baginya, Kartini adalah sosok visioner yang mampu berpikir melampaui zamannya melalui karya legendaris Habis Gelap Terbitlah Terang.

Kumpulan surat-surat tersebut membuktikan bahwa Kartini mampu mengubah paradigma perempuan pada masa itu. Nawal mengajak para perempuan modern untuk memiliki keberanian serupa dalam menghadapi tantangan zaman.

“Ibu Kartini mampu mengantarkan emansipasi melalui pemikirannya. Maka, Kartini masa kini harus memiliki keberanian untuk menjadi sosok yang visioner,” ujar Nawal di sela-sela kunjungan.

Spiritualitas dan Karakter: Warisan Kiai Soleh Darat

Selain intelektualitas, Nawal menyoroti pentingnya spiritualitas yang dimiliki Kartini. Hal ini terbukti dari koleksi museum berupa kitab tafsir Al-Qur’an Faidurrahmah pemberian Kiai Soleh Darat.

Menurut Nawal, pendidikan tinggi saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan karakter yang kuat. Spiritualitas dan karakter inilah yang menjadi kompas bagi perempuan dalam mengambil setiap langkah kehidupan.

“Perempuan harus memiliki karakter dan spiritualitas yang baik. Pendidikan memang penting, namun nilai-nilai inilah yang menuntun langkah kita,” tambah Bunda PAUD Jateng tersebut.

Harapan untuk Perempuan Jawa Tengah di Era Modern

Menutup rangkaian kegiatan, Nawal mengajak seluruh perempuan untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ia mendorong kolaborasi aktif di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Ia berpesan agar obor perjuangan yang telah dinyalakan Kartini terus dijaga agar semakin terang. Perempuan Indonesia diharapkan mampu menjadi pribadi yang independen, berdikari, dan berintegritas.

“Jadilah Kartini masa kini yang berintegritas. Teruslah berkontribusi untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *