Beritawonogiri.com [BULUKERTO] – Dalam rangka mendukung program nasional pengendalian pertumbuhan penduduk, Babinsa Koramil 21/Bulukerto, Kodim 0728/Wonogiri, yakni Koptu Teguh dan Koptu Heru, melaksanakan kegiatan pendampingan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) bertempat di kediaman Kepala Desa Krandegan, Purwanto, pada Rabu (21/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI AD dan BKKBN dalam upaya mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
Babinsa Koptu Teguh menjelaskan bahwa kegiatan pelayanan KB tersebut dilakukan secara berkala oleh petugas bersama aparat kewilayahan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. “Tujuan pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak lain untuk mendukung program pemerintah, ikut serta menyukseskan program Keluarga Berencana yang menjadi fokus kerja sama antara TNI AD dan BKKBN,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 21/Bulukerto Kapten Inf Hengki Nurchayadi menyampaikan bahwa TNI sebagai bagian dari komponen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk. “Kegiatan KB menjadi langkah penting dalam pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas. Sinergi antara Babinsa dan petugas KB ini sangat membantu dalam memberikan edukasi serta pelayanan langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain membantu pelaksanaan teknis program KB, Babinsa juga berperan aktif dalam memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya rencana keluarga serta dampak positif pengendalian kelahiran terhadap kesejahteraan rumah tangga. Melalui komunikasi langsung dengan warga, mereka mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran tinggi untuk ikut serta dalam program pemerintah tersebut.
Menurut Koptu Heru, kegiatan semacam ini sekaligus menjadi ruang interaktif untuk menjelaskan berbagai metode kontrasepsi dan manfaatnya dalam mendukung kesehatan reproduksi. “Kami berharap masyarakat makin mantap dan tidak ragu ber-KB. Ini bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera,” katanya.
Pelayanan KB di Desa Krandegan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan layanan konsultasi medis, pemasangan alat kontrasepsi, hingga penyuluhan kesehatan keluarga. “Kami senang bisa mendekatkan layanan KB ke masyarakat pedesaan. Harapannya, angka partisipasi KB di wilayah Bulukerto bisa terus meningkat,” ujar salah satu petugas medis BKKBN Wonogiri.
Sinergi antara TNI, BKKBN, dan pemerintah desa membuktikan bahwa program pengendalian penduduk bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata untuk meningkatkan kualitas keluarga di tingkat akar rumput. Dengan keterlibatan Babinsa, masyarakat merasa lebih dekat dan nyaman dalam mengakses layanan publik. Pendekatan humanis TNI ini memperkuat citra Babinsa sebagai mitra rakyat dalam segala bidang, tidak hanya keamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0728/Wonogiri berharap dapat terus menjadi penggerak dalam mendukung program-program pemerintah di tingkat desa, termasuk di bidang kesehatan dan pemberdayaan keluarga. “Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Selama kami bisa membantu rakyat, setiap langkah kami adalah pengabdian,” tutup Danramil Kapten Hengki Nurchayadi.(*)







Komentar