Polda Jateng Kirim Bantuan Gempa NTT pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Tiga Dokter dan Lima Personel Diterjunkan

BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Polda Jawa Tengah mengirim bantuan Polda Jateng untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Mapolda Jateng menggunakan 10 truk dan satu mobil box, disertai tiga dokter serta lima personel untuk membantu penanganan trauma healing.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengiriman bantuan Polda Jateng merupakan bentuk kepedulian keluarga besar kepolisian terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Keluarga besar Polda Jawa Tengah turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur,” kata Ribut.

Ribut menjelaskan, bantuan tidak hanya mengandalkan persediaan yang tersedia di Jawa Tengah. Polda Jateng terlebih dahulu berkomunikasi dengan Wakapolda NTT untuk mengetahui kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan Polda Jateng lebih tepat sasaran dan dapat segera digunakan oleh warga terdampak.

Logistik yang diberangkatkan antara lain air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, pakaian anak dan remaja dalam kondisi baru, pakaian dalam, sarung, serta roti.

Selain itu, Polda Jateng mengirim 11.000 lembar selimut tebal dan 15.000 potong pakaian baru untuk anak serta remaja.

Polda Jateng juga menyiapkan 1,2 ton abon kering khas Jawa Tengah. Abon tersebut dikemas dalam ukuran 250 gram agar praktis dibagikan dan langsung dikonsumsi masyarakat.

Selain logistik, bantuan Polda Jateng mencakup dukungan tenaga kemanusiaan. Tiga dokter dan lima personel diterjunkan untuk membantu penanganan trauma healing bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kehadiran tim tersebut diharapkan membantu proses pemulihan psikologis warga, terutama mereka yang mengalami tekanan setelah menghadapi gempa.

Kapolda menyebut pengiriman ini merupakan tahap pertama. Sebagian kebutuhan lainnya akan menyusul setelah personel mendapatkan informasi lebih rinci dari lapangan.

“Sebagian kita kirim melalui truk, dan sebagian bantuan akan menyusul. Untuk efisiensi, personel kami juga akan menuju lokasi dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dari tempat terdekat,” ujarnya.

Bantuan Polda Jateng juga didukung keluarga besar Bhayangkari se-Jawa Tengah dan para donatur yang menyalurkan kepedulian melalui Polda Jateng.

Polda Jateng membuka donasi kemanusiaan dengan melibatkan seluruh personel satuan kerja di lingkungan Mapolda Jateng. Donasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Ribut berharap bantuan Polda Jateng dapat meringankan beban warga dan memastikan masyarakat terdampak mengetahui bahwa mereka tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.

Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu proses pemulihan sekaligus mendukung warga untuk kembali menata kehidupan setelah bencana. (*)

Komentar