Polsek Baturetno Kawal Ketat Program Strategis Pemerintah: 2.581 Siswa Terjangkau, Target 3.701 Anak Tersenyum Sehat

Dapur Makan Bergizi Gratis Ajak Perangi Stunting

Beritawonogiri.com [BATURETNO] – Langkah strategis pemerintah pusat dalam memerangi stunting dan meningkatkan gizi anak di Wonogiri disambut antusias. Pada Selasa (26/8/2025), peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Sendangrejo di Baturetno menandai babak baru dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Acara tasyakuran yang digelar Polsek Baturetno, Polres Wonogiri, bersama Forkopincam Baturetno dan Yayasan Kasyiful Ulum Alfatah ini dikemas unik dan meriah, menyiratkan semangat juang yang tinggi.

Kapolsek Baturetno, AKP Surono, S.H., M.H., menyatakan komitmennya untuk mengawal program ini. “Kami dari Polsek Baturetno siap mengawal dan memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” ujarnya. Dukungan penuh dari aparat kepolisian ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menjamin distribusi makanan bergizi bisa sampai ke tangan anak-anak yang membutuhkan.

Pecah kendi, tradisi ini melambangkan harapan agar program Makan Bergizi Gratis berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi ribuan anak di Baturetno. (Foto: Humas Polres Wonogiri)

Tidak hanya mengawal, Kapolsek Surono juga menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. “Ini adalah wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa,” tambahnya. Kehadiran Polsek Baturetno dalam acara ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga penegak hukum dengan program-program sosial pemerintah.

Plt. Camat Baturetno, Andika Krisnayana, AP., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak. “Keberadaan Dapur Sehat ini adalah aset bersama yang harus kita jaga,” katanya. Ia juga mengingatkan bahwa program ini bukanlah solusi instan, melainkan butuh konsistensi dan komitmen jangka panjang. Kesuksesan program ini sangat bergantung pada kerjasama yang erat dari semua elemen masyarakat.

Acara tasyakuran yang dihadiri sekitar 50 orang berlangsung khidmat namun penuh simbolisme. Setelah sambutan dan doa, momen puncaknya adalah tradisi pecah kendil. Tradisi ini melambangkan harapan agar program MBG membawa keberkahan dan kelancaran. Dilanjutkan dengan pelepasan simbolis mobil pendistribusian makanan, yang secara langsung mengantar ribuan porsi makanan bergizi ke sekolah-sekolah yang menjadi target.

Saat ini, program MBG telah menjangkau 2.581 siswa dari 22 sekolah di Baturetno. Pihak yayasan, sebagai pelaksana program, memiliki target ambisius. Mereka berencana untuk menambah jumlah penerima manfaat hingga 3.701 siswa pada September 2025 mendatang. Angka ini menunjukkan cakupan yang luas dan komitmen besar untuk memberantas stunting di wilayah tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Anggota Polsek dan Koramil Baturetno bersiaga penuh, memastikan acara berjalan lancar dan kondusif. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI-Polri dengan pemerintah daerah dan yayasan sangat penting dalam menyukseskan program-program strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, terutama anak-anak.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *