BeritaWonogiri.com [NGADIROJO] – Sebuah baliho berukuran besar milik Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Wonogiri roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Kamis (4/12/2025) siang. Insiden ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di wilayah Kecamatan Ngadirojo.
Baliho Roboh, Jalan di Depan SPBU Tertutup
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Papan reklame itu ambruk dan menimpa sebagian badan jalan tepat di depan SPBU Ngadirojo. Material baliho yang besar mempersempit ruas jalan, mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Solo menuju Pacitan sempat tersendat.

Mendapat laporan warga, Satuan Quick Response Polres Wonogiri bersama Polsek Ngadirojo langsung bergerak menuju lokasi. Mereka tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan segera melakukan pengamanan untuk mencegah risiko lanjutan.
Evakuasi Manual Dilakukan Tim Gabungan dan Warga
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan unsur terkait. Karena ukurannya yang besar, evakuasi dilakukan secara manual.
Proses penyingkiran melibatkan personel Pleton Siaga Bhayangkara, Satpol PP, dan warga sekitar yang bahu-membahu membersihkan jalan. Berkat kerja sama ini, proses berjalan cepat dan badan jalan berhasil dibersihkan sehingga lalu lintas dapat kembali normal.
Kapolres Apresiasi Respon Cepat dan Sinergi
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan.
“Situasi darurat seperti ini membutuhkan kecepatan dan ketepatan tindakan. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditangani segera. Sinergi antara Polri, Satpol PP, dan warga menjadi kunci penanganan cepat di lokasi,” ujar Kapolres melalui AKP Anom Prabowo, seperti dikutip dalam rilis resmi.
Tidak Ada Korban Jiwa, Peringatan bagi Pemilik Reklame
Insiden beruntung tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Polisi menyebut kejadian ini sebagai peringatan penting, terutama di musim penghujan.
Kapolres menegaskan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem terus ditingkatkan. Ia juga mengimbau pemilik reklame dan bangunan tinggi untuk melakukan pengecekan rutin terhadap struktur dan kekuatan pondasi agar kejadian serupa tidak terulang.(*)






