Puluhan Massa di Wonogiri Gelar Aksi Dukung Revisi UU TNI di Simpang Lima

Deklarasi Dukungan UU TNI Digelar Tertib dengan Pengawalan Polres Wonogiri

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Wonogiri menggelar aksi damai mendukung revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Minggu, 30 Maret 2025. Aksi dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Alun-alun depan Kantor DPRD Kabupaten Wonogiri, dilanjutkan jalan kaki menuju Simpang Lima Tugu Bung Karno, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah. Kegiatan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Polres Wonogiri untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

Puluhan massa di Wonogiri gelar aksi damai dukung revisi UU TNI di Simpang Lima, Minggu 30 Maret 2025 (Foto: Tri Wahyudi/BWC)

Aksi ini mencuri perhatian pengguna jalan dan masyarakat yang melintas, terutama karena bertepatan dengan momentum mudik Idul Fitri. Kabupaten Wonogiri, yang dikenal sebagai salah satu kantong pemudik, menjadi saksi deklarasi dukungan terhadap penguatan peran TNI. Turut hadir pula berbagai elemen organisasi masyarakat (ormas) yang bersama-sama menyuarakan komitmen menjaga stabilitas negara melalui revisi UU TNI. Acara ini semakin khidmat dengan lantunan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama oleh para peserta.

Koordinator aksi, Supar ‘Gopar’, dalam orasinya menegaskan bahwa dukungan terhadap UU TNI bukan hanya kepentingan kelompok tertentu, melainkan bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa. “Kami hadir sebagai masyarakat yang peduli terhadap peran TNI sebagai garda terdepan NKRI,” ujarnya. Deklarasi yang digaungkan berbunyi, “Kami Aliansi Masyarakat Wonogiri mendukung penuh revisi UU TNI sebagai langkah strategis meningkatkan profesionalisme TNI dan ketahanan negara.” Mereka juga menegaskan komitmen menjaga empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Baca juga: Aksi Spontan Laskar Talijiwo di Sawahan Tuntut Revisi Perbup RDTR WP Gunung Sewu

Selain itu, Tony, salah satu perwakilan peserta, menyatakan bahwa revisi UU TNI harus dipandang sebagai penguatan institusi pertahanan negara. “TNI adalah bagian dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Kami mendukung kebijakan yang memperkuat TNI dalam menjalankan tugasnya,” katanya. Aksi damai ini berlangsung tertib dan aman, dengan harapan bahwa pemerintah dan DPR terus menjaga marwah TNI serta mendorong sinergi antara TNI dan rakyat untuk keamanan nasional.

Komentar