Beritawonogiri.com [BANJARMASIN] – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini bertujuan mempercepat penyelesaian isu pertanahan dan memperkuat pengakuan hak tanah ulayat masyarakat adat.
Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menjelaskan bahwa kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat terhadap pengelolaan pertanahan di daerah. “Menteri ingin memastikan pengakuan tanah adat dan ulayat tidak hanya di kebijakan, tetapi juga terlaksana di lapangan,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).
Dalam agenda, Menteri ATR/Kep ala BPN bersama Kepala Kanwil BPN Kalimantan Selatan, Abdul Azis, akan menghadiri sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat, terutama suku Dayak, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pendaftaran resmi tanah ulayat.
Selain itu, Menteri akan menyerahkan 314 sertipikat tanah, meliputi Barang Milik Negara dan Daerah (BMN/BMD), hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan tanah wakaf. Setelahnya, Menteri akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah se-Kalimantan Selatan di Kantor Gubernur untuk membahas isu strategis pertanahan.
Kunjungan ini mencerminkan upaya Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat penyelesaian permasalahan pertanahan dan memperkuat pengakuan hak masyarakat adat, sejalan dengan program strategis nasional.






