Sinergi Pemkab Klaten dan Mahasiswa: Bangun Klaten Maju Bersama Generasi Muda

Sarasehan KMK di Pendopo Klaten Wujudkan Kolaborasi untuk Infrastruktur dan Beasiswa

Beritawonogiri.com [KLATEN] – Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Sarasehan bertajuk “Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa” bersama Keluarga Mahasiswa Klaten (KMK) di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten pada Selasa (6/8/2025). Acara ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara Pemkab Klaten dan generasi muda, menghadirkan sekitar 180 mahasiswa dari 13 perguruan tinggi di Jawa Tengah dan DIY, termasuk UGM, UNS, UNDIP, dan UIN Raden Mas Said Surakarta.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., hadir langsung, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Much Nasir, M.M., menyambut antusiasme para mahasiswa.

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan bahwa forum ini adalah wujud komitmen Pemkab Klaten untuk melibatkan generasi muda dalam pembangunan daerah. “Saya sangat senang bisa beraudiensi langsung. Ini langkah awal untuk membangun Klaten yang lebih maju dan sejahtera. Generasi muda punya peran penting, dan kami terbuka atas masukan serta ide-ide dari teman-teman mahasiswa,” ujarnya.

Ia menekankan fokus pembangunan Klaten ke depan, seperti penguatan infrastruktur dasar, program Karang Taruna dengan bantuan dana Rp15 juta per desa, pengembangan Bumdes dan Kopdes, serta peluncuran Taman Kuliner Klaten pada akhir 2025 atau awal 2026 untuk mendongkrak ekonomi lokal.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan perwakilan KMK adalah kebutuhan akan program beasiswa daerah. Mahasiswa seperti Ilham, perwakilan dari UIN Raden Mas Said, menyatakan bahwa beasiswa daerah akan sangat membantu mahasiswa kurang mampu di tengah persaingan ketat beasiswa nasional. “Jika beasiswa daerah diterapkan, kami yakin mahasiswa Klaten akan lebih semangat dan bertanggung jawab dalam pembangunan daerah, bahkan bersedia mengabdi di Klaten setelah lulus,” katanya.

Aspirasi ini selaras dengan visi Bupati untuk memastikan generasi muda dapat sukses tanpa harus meninggalkan Klaten, melalui program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), pelatihan soft skill, dan pengembangan kewirausahaan. Bupati Hamenang juga memaparkan upaya Pemkab Klaten dalam mendukung generasi muda melalui program Karang Taruna dan pengembangan ekonomi desa.

Dana Rp15 juta per desa untuk Karang Taruna diharapkan mendorong kreativitas dan kewirausahaan pemuda, sementara Bumdes dan Kopdes menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Rencana Taman Kuliner Klaten, yang akan menjadi pusat kuliner dan wisata, diharapkan menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat. “Kami ingin anak muda Klaten berprestasi di daerah sendiri, tidak perlu ke kota besar untuk sukses,” tegas Hamenang, mengajak mahasiswa untuk aktif berkontribusi melalui ide dan inovasi.

Sarasehan ini mencerminkan semangat gotong royong antara pemerintah dan generasi muda untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan mahasiswa dalam program KKN dan pelatihan, Pemkab Klaten berharap dapat menggali potensi desa dan memperkuat ekonomi lokal. “Mari kita wujudkan Klaten yang lebih baik bersama-sama. Ide dan energi muda adalah kunci pembangunan,” tutup Hamenang.

Acara ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melibatkan generasi muda dalam pembangunan, sejalan dengan semangat HUT ke-80 RI yang mengusung tema persatuan dan kesejahteraan.

Komentar