Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Tragedi mengerikan menyelimuti Kabupaten Wonogiri, setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu kandung. Pelaku, berinisial DU (38), yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, tega menghabisi nyawa ibunya, SR (61), di Dusun Mindongan, Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri. Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (14/8).
Dalam rilis pers di lobi Ditreskrimum Polda Jateng, Rabu (20/8), Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio menjelaskan kronologi kejadian. Aksi sadis tersebut dilakukan pelaku dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau. Korban ditemukan tewas di rumahnya dengan luka serius di bagian kepala, wajah, dan leher. Polisi yang tiba di lokasi kejadian bersama tim medis segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan mandau yang digunakan pelaku.
Kombes Pol Dwi Subagio menambahkan bahwa dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini, pelaku DU tengah menjalani observasi di RSJD Surakarta untuk memastikan kondisi mentalnya sebelum proses hukum dilanjutkan. “Saat ini pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani pemeriksaan kejiwaan. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan,” jelasnya. Pelaku terancam dijerat Pasal 338 KUHP dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan rasa prihatinnya atas tragedi ini. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga atau orang terdekat yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan. Menurutnya, kepedulian dan penanganan medis sejak dini sangat penting untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang.
“Kami imbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat,” pungkas Kombes Pol Artanto. Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang-orang di sekitar.







Komentar