Sinergi GP Ansor – Pemprov Jateng Kuatkan Program Sosial di Desa

GP Ansor Jawa Tengah didukung Pemprov untuk kolaborasi intensif dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa.

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah terus diminta menjadi mitra strategis pemerintah provinsi, khususnya dalam program pemberdayaan dan pembangunan desa. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung penuh upaya GP Ansor untuk memperkuat sinergi di tingkat masyarakat, utamanya di level akar rumput dan desa.

Audiensi pimpinan wilayah GP Ansor Jateng bersama Gubernur berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025. Dalam kesempatan itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Gus Shidqon, mengundang Gubernur hadir dalam Pelantikan Pengurus masa khidmat 2025–2029, sekaligus menyampaikan evaluasi dan kontribusi Ansor dalam sejumlah program sosial—salah satunya renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi dan undangan pelantikan pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah periode 2025–2029. (Foto: Zulkarnain)

Gubernur menyampaikan apresiasi atas kiprah GP Ansor yang aktif mendukung dan mengimplementasikan kebijakan pemprov, baik dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun keagamaan. Menurutnya, peran organisasi kepemudaan seperti Ansor harus digerakkan untuk memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan, terutama di desa.

GP Ansor yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), selama ini dikenal sebagai penggerak pemberdayaan generasi muda yang berkarakter, inklusif, dan berjiwa pengabdian. Kolaborasi GP Ansor dengan pemprov sudah mencakup pelatihan literasi digital, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di desa.​

Shidqon menyatakan bahwa Ansor selalu siap menjadi mitra pemerintah di program-program kemasyarakatan hingga penguatan ekonomi desa. “Kami siap berkolaborasi, misalnya di bidang ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta penguatan kapasitas pemuda desa,” ungkapnya.

Gubernur menegaskan pentingnya pelibatan organisasi seperti GP Ansor dan NU sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, didukung oleh jaringan kader yang luas dan berpengalaman di tingkat desa. Proses pembangunan dan pengentasan kemiskinan dinilai akan lebih efektif jika dilakukan bersama ormas yang sudah kuat akar sosialnya.

Melalui kepengurusan baru PW GP Ansor Jawa Tengah yang akan dilantik awal November 2025 di Ponpes Asshodiqiyah, Semarang, organisasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan desa, pengembangan ekonomi umat, hingga tercapainya visi besar Indonesia Emas 2045.

Kolaborasi antara GP Ansor dan pemerintah menjadi modal sosial penting bagi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di Jawa Tengah. Sinergi dan partisipasi aktif masyarakat desa akan mendorong lahirnya program inovatif yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.(*)

Komentar