BeritaWonogiri.com (JAKARTA) – Kejagung (Kejaksaan Agung) Republik Indonesia menyerahkan 47 Ekor Hewan Kurban Idul Adha 1446 H, Tahun 2025. Kabarnya, bobot salah satu sapi dari Jaksa Agung kali ini terberat ke dua di Indonesia, yakni berbobot 1,3Ton, selisih sedikit di bawah sapi kurban Presiden Prabowo yang berbobot sekitar 1,3Ton juga.
Dikutip story.kejaksaan.go.id, penyerahan 47 ekor hewan kurban tersebut menjadi wujud nyata solidaritas, keikhlasan, dan kepedulian sosial insan Adhyaksa kepada sesama.
Selain dari Jaksa Agung dan para pejabat eselon I, panitia pelaksaan Idul Adha 1446 H Kejagung juga menerima puluhan hewan kurban, dari para pegawai Kejaksaan dalam bentuk sapi, kambung, dan domba.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Dr. Harli Siregar, S.H, M.Hum mengatakan, penyerahan 47 hewan kurban secara simbolis dilakukan Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin kepada panitia pelaksana di Halaman Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025.
Jaksa Agung dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas limpahan nikmat dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT sehingga kegiatan ibadah qurban dapat kembali dilaksanakan.
Jaksa Agung serahkan 47 ekor hewan kurban kepada panitia Idul Adha Lingkungan Kejagung, Jakarta, Kamis, 5 Juni 2025
Momentum Idul Adha diharapkan tidak sekadar dijadikan sarana ibadah, tetapi juga menjadi pelajaran spiritual untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian.
Momen Idul Adha mengajarkan para insan Adhyaksa untuk meneladani ketulusan Nabi Ibrahim A.S. dan keikhlasan Nabi Ismail A.S. dalam menjalankan perintah-Nya.
“Ibadah qurban mengandung dua dimensi penting, yakni vertikal sebagai bentuk penghambaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan horizontal sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama,” ujar Jaksa Agung, Kamis, 05 Jun 2025.
Selain sebagai bentuk ibadah, penyerahan hewan kurban di lingkungan Kejagung juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial Kejaksaan terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Nilai-nilai pengorbanan, solidaritas, dan empati dari pelaksanaan kurban diharapkan senantiasa diinternalisasi dan diimplementasikan, tidak hanya dalam kehidupan bermasyarakat tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sebagai insan Adhyaksa.
Tak lupa Jaksa Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh seluruh jajaran Kejaksaan Agung yang telah berkontribusi dalam program ini.
“Kepedulian Bapak/Ibu sekalian mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur yang kita junjung tinggi sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” imbuhnya.
Bobot Sapi Kurban Terberat ke-2
Sebagai informasi, 47 hewan kurban yang diserahkan kepada Panitia Idul Adha di Lingkungan Kejagung terdiri dari 37 ekor sapi, 9 ekor kambing, dan 1 ekor domba.
Jaksa Agung ST Burhanuddin sendiri menyerahkan hewan kurban sebanyak 25 ekor yang salah satunya merupakan sapi dengan bobot mencapai 1,3 ton atau terberat kedua di Indonesia.
Menutup sambutan, Jaksa Agung mengajak segenap insan Adhyaksa untuk menjadikan momen Idul Adha ini sebagai pengingat pentingnya semangat pengorbanan, ketulusan, dan kebersamaan, serta terus meningkatkan pengabdian demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat. (Irfandy)






