BeritaWonogiri.com [BOGOR] – Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) angkatan I hingga VIII Gelombang 1 Tahun 2025 telah dimulai sejak 24 Juli dan berlangsung hingga 8 November 2025. Dalam pelatihan ini, sejumlah pemateri ahli dihadirkan, termasuk Harison Mocodompis, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol periode Juli 2024 hingga November 2025.
Shamy Ardian dalam materi “Ceramah Strategi Komunikasi” menegaskan bahwa membangun komunikasi yang efektif bukan hanya tugas biro humas, melainkan tanggung jawab seluruh ASN. “Komunikasi bukan hanya tugas Humas, tapi tanggung jawab semua ASN. Sejak menjadi bagian dari ASN, Teman-teman telah terikat oleh etika profesi yang berlandaskan pada nilai-nilai yang dijunjung oleh kementerian,” ujar Harison Mocodompis saat menyampaikan materi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Bogor, Jumat (07/11/2025).
Dalam paparan selanjutnya, Harison menjelaskan posisi penting insan humas sebagai sumber informasi resmi kepada publik. Seorang ASN tidak hanya menjadi pelayan masyarakat, tetapi juga jembatan bagi komunikasi antara pemerintah dan masyarakat luas. “Setiap ASN adalah komunikator instansi. Tindakan, ucapan, dan keputusan seorang ASN mencerminkan citra lembaga,” tambahnya.
Mengantisipasi tantangan era digital, Harison mengingatkan para CPNS agar berhati-hati dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan media sosial. Menurutnya, walau menggunakan akun pribadi, perilaku di dunia maya tetap mencerminkan profesionalitas sebagai ASN. “Meskipun yang kalian pakai adalah akun media sosial pribadi, identitas dan etika sebagai seorang ASN tetap terikat pada setiap tindakan dan ucapan di dunia maya,” ujarnya tegas.
Sesi ceramah diisi pula oleh Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga, Bagas Agung Wibowo, serta Kepala Subbagian Pemberitaan dan Media, Arie Satya Dwipraja, yang turut memberikan wawasan penting kepada peserta pelatihan. Pegawai pelaksana Biro Humas dan Protokol juga hadir mendukung kegiatan ini.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas CPNS sebagai ASN yang tidak hanya menguasai tugas teknis, tetapi juga mampu menjadi komunikator efektif dan profesional yang menyampaikan informasi instansi secara akurat dan bertanggung jawab.
Dengan pemahaman strategi komunikasi yang mumpuni, CPNS diharapkan dapat menjadi ujung tombak citra positif Kementerian ATR/BPN dan memperkuat kepercayaan publik pada instansi pemerintah.(*)






