Pengurus Rukun Tetangga Madyorejo Adakan Pemantapan

BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Pengurus RT Kampung Madyorejo RT 01 RW 07, Kelurahan Jetis, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo melaksanakan pemantapan di Omah Limasan Kampung Tunjungsari, Kelurahan Gawanan, Sukoharjo, Rabu malam, 23 April 2025.

Acara dibuka Sekertaris Rukun Tetangga, Darmanto dengan menyampaikan susunan acara seperti sambutan motivasi, materi, diskusi bersama, kesimpulan.

Ketua RT terpilih Joko Sarjana dalam sambutan sekaligus memberikan motivasi, bahwa kepengurusan baru lebih mandiri tidak seperti kepengurusan tahun lalu. “Kali ini, semua pengurus bisa lebih mandiri dan figur yang menduduki dalam kepengurusan rata-rata Bapak-Bapak muda dibawah 45-55 tahun. Hanya satu yang sudah tua yakni seksi kesehatan yaitu Pak Suwarman. Mari kita berkarya untuk warga/tetangga dalam bermasyarakat,” katanya.

Baca juga: Pancasila Harus Dihafalkan Dan Dipahami Sejak Usia Dini

Kemudian Joko mengajak pengurus untuk sharing dan diskusi mematangkan kepengurusan serta program kerja jangka pendek dan jangka Panjang dari masing-masing seksi.

Sedangkan materi diskusi disampaikan Wakil Ketua H Murwat. Dia bercerita Kampung Madyorejo secara geografi diapit Jalan Raya jalur Wonogiri-Solo-Klaten dan Karanganyar serta Jalan Veteran menuju Alun-Alun Satya Negara dan Simpang 5.

Ditengah pusat kampung terdapat pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA dan sederajat serta dekat perguruan tinggi, dekat tempat ibadah dan pusat pemerintahan maupun tempat perbelanjaan (pasar).

“Secara demografi, didukung jumlah KK sekitar dan penduduk yang terbagi usia dewasa, remaja, anak anak dan usia sekolah. Sosio ekonomi terbagi ada dua yaitu brand lokal dan brand nasoinal, kemudian kepengurusan periode 2025-2028 ini selain pengurus inti ada penasehat, Ketua, Wakil ketua, Sekertaris dan bendahara didukung 18 seksi,” tambah Murwat.

BeritaWonogiri.com/Begug SW

Kampung Madyorejo Barat RT 01 RW 07, ujarnya, memiliki visi membangun kerukunan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih dan sehat. Berkomitmen untuk bekerjasama mewujudkan kampung yang sejahtera.

Misinya, membangun kerukunan melaui kegiatan positif, mendorong kegiatan agama untuk memperkuat iman, memberikan pelayanan administrasi yang jujur dan transparan, bersama menjaga ketertiban keamanan dan keberkahan lingkungan bersama serta menjalin kerja sama yang bermanfaat dengan lembaga eksternal.

“Slogannya Kampung Ku, Kampung Mu, Kampung Kita, Dari Kita Untuk Kita,” tegasnya.

Sedangkan, penasehat Rudy Setyohadi berharap pengurus sepuh diatas 65 tahun, sudah mulai ada reformasi. “Mulailah memunculkan ketua yang masih muda dan kalau bisa jabatan di kampung kita jangan sampai dobel sehingga dalam bekerja bisa fokus melayani warga.”

Rudy mengajak pengurus bekerja dengan amanah dan memegang teguh prinsip penuh tanggung jawab. “Ikhlas, melaksanakan tugas penuh dengan suka cita, gotong-royong dan di antara pengurus saling membantu. Kampung kita ditengah kota tapi jangan sampai kalah dengan yang berada di pelosok kampung lainnya,” ujarnya. (Begug SW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *