BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Polres Wonogiri menginisiasi langkah strategis dengan menggandeng para konten kreator se-Kabupaten Wonogiri melalui kegiatan bertajuk Kumpul Bersama Konten Kreator Wonogiri, Sabtu (10/1/2025) pagi, di Hotel Joglo Puri Kamulyan Sendang, Wonogiri. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian, tokoh publik, dan para kreator digital dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan konstruktif.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Wonogiri Bondan Sejiwan Boma Aji, S.Sos., M.M. yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, jajaran pejabat utama Polres Wonogiri, serta puluhan konten kreator dari berbagai komunitas media sosial dan platform digital di Wonogiri.
Suasana diskusi berlangsung santai, cair, dan penuh keakraban. Para peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga aktif berdialog, berbagi pengalaman, dan menyampaikan pandangan seputar peran konten kreator dalam membangun opini publik.
Dalam forum tersebut, Bondan Sejiwan Boma Aji menekankan bahwa konten kreator saat ini memiliki posisi strategis dalam membentuk persepsi publik, khususnya dalam memperkenalkan potensi daerah. Ia menilai, kekuatan narasi digital dapat menjadi alat promosi yang sangat efektif bagi Wonogiri jika dikelola secara kolaboratif.
“Konten kreator itu butuh wadah. Kalau kita bisa bersinergi, Wonogiri bisa dipromosikan sampai tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Bondan.
Ia menambahkan, kehadirannya dalam forum tersebut bukan sebagai pejabat yang ingin menggurui, melainkan sebagai mitra yang ingin duduk sejajar dan membangun komunikasi dua arah. Menurutnya, hubungan yang setara antara pemangku kebijakan dan kreator akan melahirkan iklim kolaborasi yang sehat.
Bondan juga mengajak para konten kreator untuk menjaga citra positif Wonogiri melalui karya-karya kreatif yang membangun, sekaligus tetap kritis namun bertanggung jawab. Ia menilai, koordinasi dengan pihak kepolisian penting dilakukan agar informasi yang beredar tetap berimbang dan tidak menimbulkan kegaduhan yang merugikan masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Wonogiri membangun komunikasi publik yang lebih terbuka dan adaptif di era digital. Ia menyadari bahwa arus informasi saat ini banyak dibentuk oleh media sosial dan kreator konten.
“Wonogiri ini punya potensi luar biasa, mulai dari Waduk Gajah Mungkur, kekayaan alam, budaya, sampai sumber daya manusianya. Dengan bantuan rekan-rekan konten kreator, kita bisa dorong Wonogiri jadi daerah yang makin maju, aman, dan nyaman,” kata Kapolres.
Ia juga menyebutkan bahwa secara wilayah, Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu daerah terluas di Jawa Tengah. Potensi tersebut, menurutnya, perlu terus digaungkan melalui narasi-narasi positif agar mampu menarik perhatian publik lebih luas, termasuk investor dan wisatawan.
Namun demikian, Kapolres tidak menutup mata terhadap persoalan sosial yang masih menjadi tantangan bersama. Salah satu isu yang disinggung adalah tingginya angka kasus bunuh diri di Wonogiri yang umumnya dipicu oleh tekanan ekonomi dan persoalan psikososial.
“Kami berharap rekan-rekan konten kreator bisa ikut berperan menyebarkan pesan empati, kepedulian, dan semangat positif di media sosial. Konten bukan hanya soal viral, tapi juga soal dampak,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Wahyu Sulistyo juga mengungkapkan capaian positif institusinya. Ia menyampaikan bahwa Polres Wonogiri baru saja menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas capaian panen jagung terbanyak bersama 10 Polres lainnya. Penghargaan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
Prestasi tersebut, menurut Kapolres, menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana para konten kreator diberi ruang untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta harapan terhadap Polres Wonogiri. Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, memperkuat kesan bahwa forum tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari kolaborasi jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, Polres Wonogiri berharap terbangun kemitraan yang solid dengan para konten kreator sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat Wonogiri di ruang digital.(*)








Komentar