Aksi Spontan Laskar Talijiwo di Sawahan Tuntut Revisi Perbup RDTR WP Gunung Sewu

Koordinator Suryo Permen: "Masyarakat Terdampak, Bupati Harus Bertindak!"

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Kelompok Laskar Talijiwo menggelar aksi protes spontan di depan Toko Modern Sawahan, Pracimantoro, Wonogiri, pada Jumat (14/3/2025). Karena yang ingin ditemui malam ini adalah Bupati, mereka menuntut apa yang bisa dilakukan sesuai kapasitasnya yaitu revisi Peraturan Bupati No. 1 Tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) WP Gunung Sewu segmen Wonogiri, terkait pendirian pabrik semen. Koordinator aksi, Suryo Permen, mengatakan protes ini respons atas dampak yang dirasakan warga. Aksi yang awalnya direncanakan 15 orang membengkak jadi 20 peserta, hingga memicu kemacetan dan menghambat rombongan Bupati Wonogiri.

Kelompok Laskar Talijiwo menggelar aksi protes spontan di depan Toko Modern Sawahan, Pracimantoro, Wonogiri, pada Jumat (14/3/2025)./ Foto: Suryo (beritawonogiri.com)

Suryo menjelaskan, situasi memanas meski tak ada niat menutup jalan. “Kami ingin sampaikan aspirasi sopan, tapi tak terkendali,” ujarnya. Mereka sudah beri tahu Polsek Pracimantoro sebelumnya, tapi tetap berharap dialog dengan pemerintah. Tuntutan utama adalah agar Bupati Wonogiri revisi aturan yang dianggap merugikan. “Bupati punya kuasa membatalkan ini, kami minta komitmen,” tegas Suryo. Hingga kini, Bupati belum beri tanggapan resmi, sementara Laskar Talijiwo harapkan dukungan publik atas aksi mereka.

Pabrik semen di Pracimantoro, diproyeksikan di lahan 135 hektare Desa Watangrejo oleh PT Anugerah Andalan Asia (AAA), menuai pro-kontra. Penambangan gamping oleh PT Sewu Surya Sejati (SSS) diklaim gunakan metode zero run off, di mana air hujan terserap tanah, bukan hilangkan sumber air. Proyek ini diperkirakan butuh 2.400 tenaga kerja langsung dan ciptakan 7.000 lapangan kerja tak langsung. Namun, warga khawatir dampak lingkungan dan sosial tak sebanding dengan janji ekonomi yang digaungkan perusahaan.

Baca juga: Spanduk Ubur-Ubur Ikan Lele, Balap Liar Nek Tibo Benjut Le Dipasang Di JLS Pracimantoro, Berharap Kecelakaan Tiada

Aksi ini jadi sorotan di tengah polemik pabrik semen yang melibatkan desa Watangrejo, Suci, dan Sambiroto. Laskar Talijiwo menilai aturan RDTR WP Gunung Sewu segmen Wonogiri tak lindungi kepentingan masyarakat lokal. Meski penambangan diklaim aman, kekhawatiran soal air dan polusi masih membayangi. Protes ini bisa jadi pemicu evaluasi lebih lanjut oleh Pemkab Wonogiri, terutama setelah situasi sempat tegang di lokasi aksi. Publik kini menanti respons resmi pemerintah atas tuntutan revisi tersebut. (wahyudi/triantotus)

Komentar