AHY Tinjau Bendungan Pidekso: Wujudkan Swasembada Pangan dan Pariwisata Wonogiri

Irigasi Pidekso Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal

Beritawonogiri.com [GIRIWOYO] – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Kamis (3/7/2025), melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, untuk meninjau progres pembangunan bendungan dan jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pidekso. Kunjungan ini bertujuan mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan ini, AHY didampingi Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, serta pejabat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Kantor Pertanahan Kabupaten Wonogiri. Perwakilan dari Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan turut hadir untuk mendukung pengadaan lahan guna memastikan pembangunan irigasi berjalan lancar dan berkelanjutan.

AHY menegaskan bahwa Bendungan Pidekso memiliki peran strategis dalam empat aspek utama. Pertama, bendungan ini menjadi kunci ketahanan pangan dengan mengairi lahan pertanian seluas 1.493 hektare, termasuk 1.295 hektare lahan fungsional di Giriwoyo dan Baturetno serta 198 hektare lahan potensial yang sebelumnya bergantung pada tadah hujan. Dengan pasokan air yang konsisten, petani diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari sekali menjadi dua hingga tiga kali per tahun, mendongkrak produktivitas pertanian.

Kedua, bendungan ini menyediakan air baku sebanyak 300 liter per detik untuk kebutuhan masyarakat di tiga kecamatan di Wonogiri, mendukung ketahanan air bersih. Ketiga, bendungan yang terletak di hulu Sungai Bengawan Solo ini mampu mereduksi banjir hingga 11% di wilayah hilir, terhubung dengan Waduk Gajah Mungkur. Keempat, Pidekso memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata baru, yang diharapkan dapat menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM dan pariwisata.

“Membangun infrastruktur sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Kabupaten Wonogiri, seperti jalan dan akses umum untuk memudahkan mobilitas serta perputaran ekonomi,” ujar AHY. Ia juga mengajak masyarakat untuk proaktif mengawasi pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Dalam interaksi dengan petani, AHY menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap aspirasi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, khususnya di sektor pertanian dan air bersih. Petani setempat, seperti BudiSantoso dari Bumiharjo, menyampaikan harapan agar pembangunan jaringan irigasi segera rampung untuk mendukung irigasi pertanian dan penyediaan air baku, serta pengembangan pariwisata yang dapat menggerakkan UMKM lokal.

Pembangunan jaringan irigasi premium sepanjang 6 kilometer telah selesai pada 2024, dan pada 2025, Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian jaringan irigasi secara menyeluruh untuk mengairi 1.295 hektare lahan fungsional, dengan target penyelesaian akhir 2025 atau paling lambat 2026.

“Pidekso indah penuh cerita,” tutur AHY, menggambarkan potensi bendungan ini tidak hanya sebagai infrastruktur strategis, tetapi juga sebagai simbol harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Wonogiri.

Sumber: Indah P (Humas Kantor Pertanahan Wonogiri)
Editor: Tri Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *