Sekda Jateng Ajak Anak Muda Paksa Diri Berolahraga Demi Sehat

Sumarno ingatkan pentingnya olahraga sebagai langkah pencegahan penyakit dan menekan biaya kesehatan.

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno mengajak generasi muda untuk gemar berolahraga sesuai minat masing-masing. Ia menegaskan, olahraga harus dibiasakan, bahkan jika perlu dipaksa, agar tidak timbul rasa malas.

“Pesan untuk anak muda di Jawa Tengah, agar gemar olahraga. Olahraga kalau tidak dipaksa akan menjadi malas. Jadikanlah kegiatan olahraga yang disenangi, lari, sepak bola, atau permainan, agar masyarakat kita selalu sehat,” ujar Sumarno usai membuka MuFest 2025 & Bank Jateng Fun Run 2025 di Halaman Gedung PWM Jawa Tengah, Jalan Singosari No. 33 Semarang, Minggu (31/8/2025).

Sekda Sumarno ikut berlari 5 kilometer bersama peserta, mencatat waktu 30 menit. (Foto: Syahidan)

Sumarno menyoroti tingginya biaya kesehatan di Jawa Tengah. Ia menyebut Pemprov Jateng harus membayar iuran ke BPJS Kesehatan senilai Rp400 miliar setiap tahun, di luar iuran dari kabupaten/kota. Kondisi ini menurutnya bisa ditekan apabila masyarakat lebih rajin berolahraga.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Salah satu upaya pencegahan penyakit adalah dengan rajin olahraga,” jelasnya.

Sekda Jateng juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan MuFest 2025 & Bank Jateng Fun Run 2025. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga membentuk pikiran positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam berbagai kesempatan saya sering menyampaikan, walaupun punya jaminan BPJS, kalau bisa jangan dipergunakan. Artinya, meskipun memiliki jaminan kesehatan, kita selalu dalam kondisi sehat sehingga tidak perlu menggunakan kartu BPJS untuk berobat,” tambahnya.

Kepada sekitar seribu peserta Fun Run, Sumarno kembali berpesan agar menjaga tubuh tetap bugar, panjang umur, dan bermanfaat bagi sesama. Ia bahkan ikut serta dalam kategori lari 5 kilometer dengan catatan waktu 30 menit. Sementara itu, peserta lain menempuh rute 5 kilometer dan 3,5 kilometer dengan penuh semangat.

Acara ini menjadi salah satu momentum penting dalam mendorong budaya hidup sehat di Jawa Tengah. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa bisa terus diperluas agar masyarakat semakin terbiasa menjadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup sehari-hari.

Komentar